Produk IKM pangan dinilai punya peluang lebih besar menembus pasar yang lebih luas ketika standar keamanan dan mutu terpenuhi. Hal itu terlihat dari PT Bogor Sari Nutrisi di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, yang kini memasarkan produknya lewat reseller, toko oleh-oleh khas Bogor, dan program Makan Bergizi Gratis atau MBG.
Kunjungan Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kemenperin, Reni Yanita, ke perusahaan binaan Yayasan Astra–Yayasan Dharma Bhakti Astra itu menjadi penanda bahwa pemenuhan standar teknis bukan sekadar urusan produksi. Bagi pemerintah, standar justru bisa menjadi pintu masuk agar industri kecil menengah terhubung ke jalur distribusi yang lebih terstruktur.
Standar sebagai syarat naik kelas
Reni menilai usaha mikro, kecil, dan menengah tidak cukup hanya mengandalkan modal untuk bertahan. Di tengah perubahan ekonomi dan pasar yang bergerak cepat, pelaku usaha juga membutuhkan pendampingan, inovasi, dan kolaborasi lintas generasi.
Dalam peninjauan proses produksi, PT Bogor Sari Nutrisi disebut telah memenuhi standar keamanan dan mutu pangan. Kondisi itu menunjukkan bahwa produk lokal bisa mendapat ruang lebih besar jika kualitas dan keamanan dijaga secara konsisten.
Keterpenuhan standar tersebut menjadi penting karena pasar yang lebih luas umumnya menuntut kepastian mutu. Ketika standar teknis sudah terpenuhi, IKM pangan memiliki peluang lebih besar untuk masuk ke jalur distribusi yang lebih tertata.
Dorongan link and match untuk rantai pasok nasional
Kemenperin juga mendorong pendekatan link and match sebagai bagian dari upaya memperkuat koneksi IKM dengan rantai pasok industri nasional. Skema ini diarahkan agar IKM tidak berhenti sebagai produsen skala kecil, melainkan bisa masuk ke ekosistem industri yang lebih besar.
Bagi Kemenperin, penguatan koneksi tersebut penting untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk IKM di sektor pangan. Pendampingan yang tepat membantu pelaku usaha memahami kebutuhan pasar, menyesuaikan kualitas produk, dan menjaga konsistensi produksi.
Dengan pola itu, peluang IKM untuk tersambung ke jaringan distribusi nasional menjadi lebih terbuka. Jalur tersebut juga memberi ruang bagi produk lokal untuk bersaing di pasar yang menuntut standar lebih tinggi.
Contoh pembinaan yang berjalan
PT Bogor Sari Nutrisi disebut berkembang setelah mendapat pendampingan intensif sejak 2024. Perusahaan itu menjadi salah satu contoh IKM binaan yang dinilai berhasil tumbuh melalui pembinaan dan pemenuhan standar.
Keberadaan produk perusahaan di reseller, toko oleh-oleh khas Bogor, dan program MBG memperlihatkan bahwa hasil pembinaan bisa meluas ke kanal pemasaran yang lebih nyata. Dari situ terlihat bahwa IKM pangan tidak selalu berhenti di pasar sekitar, selama kualitas produk dan tata kelola usaha terus diperkuat.
Kolaborasi yang menopang pembinaan
Sekretaris Yayasan Astra, Yayasan Dharma Bhakti Astra, Ema Poedjiwati Prasetio, menyebut kunjungan Dirjen IKMA sebagai bukti pentingnya kerja sama antara pemerintah dan sektor swasta. Ia menilai kolaborasi semacam itu memperkuat ekosistem pembinaan IKM yang telah dibangun selama 46 tahun.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pengembangan IKM tidak bisa dijalankan sendiri oleh satu pihak. Dukungan lembaga pemerintah, pendampingan dunia usaha, dan kesiapan pelaku IKM perlu bergerak bersama agar usaha kecil dapat naik kelas secara berkelanjutan.
Source: www.beritasatu.com






