Indonesia Terancam Usai Dhinda Kalah Tipis 29-30, Taiwan Berbalik Memimpin 2-1

Author: Redaksi Android62

Drama panjang mewarnai duel Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi saat Indonesia berhadapan dengan Taiwan di Forum Horsens, Denmark. Pertandingan yang berakhir dengan skor sangat tipis itu membuat tim Uber Indonesia tertinggal 1-2 setelah Dhinda kalah 29-30 dari Lin Hsiang Ti pada partai ketiga.

Laga tersebut menjadi sorotan karena Dhinda sempat memaksa reli penentu sampai angka 29-29. Namun, pengembaliannya pada poin terakhir dinyatakan keluar arena, sehingga Taiwan mengambil kemenangan krusial dan membalikkan keadaan atas Indonesia.

Sebelum momen menegangkan itu, Indonesia sebenarnya sempat memulai pertandingan dengan baik. Putri Kusuma Wardani lebih dulu memberi keunggulan melalui kemenangan pada partai pertama, sehingga harapan Indonesia untuk menguasai jalannya laga sempat terbuka lebar.

Situasi kemudian berubah ketika sektor ganda putri tidak mampu menambah jarak. Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti gagal mengamankan poin lanjutan, dan momentum yang semula ada mulai bergeser ke kubu Taiwan.

Dhinda sempat kesulitan di gim pertama

Pada partai ketiga, Lin Hsiang Ti langsung tampil lebih stabil sejak awal. Dhinda kesulitan mengikuti tempo lawan dan tertinggal 6-11 saat interval gim pertama karena variasi bola silang yang terus menekan.

Setelah jeda, kondisi belum banyak berubah. Beberapa kesalahan dalam membaca arah bola membuat Dhinda belum mampu menemukan ritme terbaiknya, dan gim pertama akhirnya ditutup Lin dengan skor 21-10.

Gim kedua berjalan jauh lebih ketat

Berbeda dari gim pembuka, Dhinda memperlihatkan perlawanan yang jauh lebih hidup pada gim kedua. Ia bermain lebih agresif, berani masuk ke reli panjang, dan perlahan mengejar ketertinggalan hingga sempat unggul 16-12.

Sebelumnya, Dhinda masih tertinggal 7-11 saat interval. Namun, selepas jeda ia mampu menaikkan intensitas permainan dan membuat posisi pertandingan kembali terbuka bagi Indonesia.

Saat Dhinda memimpin empat poin, Lin meminta bantuan medis dan pertandingan sempat berhenti. Selepas laga dilanjutkan, Lin langsung mencetak tujuh poin beruntun dan berbalik unggul 19-16, membuat tekanan kembali berpindah ke pihak Indonesia.

Reli terakhir berujung pahit

Meski tertinggal, Dhinda tetap menjaga pertandingan tetap hidup hingga skor imbang 29-29. Duel pun berubah menjadi pertarungan mental yang sangat ketat, dengan kedua pemain saling menekan sampai titik terakhir.

Pada poin penutup, Dhinda gagal menyelesaikan reli penting karena pengembaliannya keluar arena. Kekalahan 29-30 itu memastikan Taiwan unggul 2-1 atas Indonesia dalam laga perebutan juara Grup C Piala Uber.

Hasil tersebut membuat Indonesia harus mencari jalan lain jika ingin membalikkan keadaan. Fokus langsung bergeser ke partai keempat yang mempertemukan Rachel Allessya Rose dan Febi Setianingrum dengan pasangan Taiwan, Hsu Yin-Hui dan Lin Jhih Yun.

Pertemuan dengan Taiwan memperlihatkan betapa ketatnya persaingan di Grup C. Indonesia sempat memegang kendali lebih dulu, tetapi dua partai berikutnya mengubah arah pertandingan dan menempatkan tim Uber Indonesia dalam tekanan besar.

Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru