Inggris Gagal Menembus Ghana, Tuchel Terima Peringatan Keras di Piala Dunia 2026

Author: Redaksi Android62

Inggris harus puas berbagi angka setelah ditahan Ghana 0-0 pada laga kedua Grup L Piala Dunia 2026 di Gillette Stadium. Hasil ini menjadi pukulan bagi tim asuhan Thomas Tuchel, yang sebelumnya membuka turnamen dengan kemenangan meyakinkan 4-2 atas Kroasia.

Di atas kertas, Inggris tampil lebih dominan dalam penguasaan bola. Namun dominasi itu tidak menghasilkan gol karena lini serang mereka kesulitan menemukan ruang di pertahanan Ghana yang rapat dan disiplin.

Serangan Inggris Tumpul Di Depan Gawang

Data ESPN mencatat The Three Lions hanya melepaskan tiga tembakan tepat sasaran sepanjang 90 menit. Angka itu menunjukkan bahwa tekanan Inggris tidak cukup tajam untuk benar-benar menguji kiper Ghana secara konsisten.

Jude Bellingham dan rekan-rekannya memang lebih sering memegang bola, tetapi aliran serangan mereka kurang kreatif di area akhir. Upaya menembus kotak penalti berkali-kali terhenti sebelum berubah menjadi peluang bersih.

Ghana memanfaatkan situasi itu dengan tampil sabar dan rapi dalam bertahan. Setiap percobaan Inggris untuk mempercepat tempo permainan dapat diredam sebelum berkembang menjadi ancaman nyata.

Paul Merson Sebut Ini Tamparan Keras

Paul Merson menilai hasil imbang tersebut sebagai peringatan keras bagi Inggris. Mantan pemain Arsenal yang kini menjadi pundit Sky Sports itu menilai turnamen besar selalu menghadirkan kenyataan bahwa gol tidak datang dengan mudah.

Menurut Merson, Ghana memberi pelajaran penting karena mampu membuat Inggris frustrasi. Ia juga menilai serangan Inggris yang kurang variatif justru membuat lawan semakin nyaman bertahan sepanjang laga.

Merson menegaskan hasil seperti ini seharusnya dibaca sebagai bahan evaluasi, bukan krisis. Baginya, lebih baik Inggris menerima pelajaran pahit pada fase awal turnamen daripada menemukannya saat kompetisi memasuki fase gugur.

Situasi Grup L Semakin Ketat

Hasil imbang tersebut membuat Inggris mengoleksi empat poin di klasemen Grup L. Ghana juga mengumpulkan empat poin, sedangkan Kroasia berada di bawah mereka dengan tiga poin.

Dengan persaingan yang rapat, laga berikutnya menjadi sangat penting bagi Inggris. Mereka wajib meraih poin penuh saat menghadapi Panama pada 28 Juni untuk menjaga peluang lolos ke babak 32 besar.

Hasil tanpa gol melawan Ghana memperlihatkan bahwa kemenangan besar di laga pembuka tidak otomatis menjamin kelancaran pada pertandingan berikutnya. Inggris kini dituntut memperbaiki efektivitas serangan agar langkah mereka di Piala Dunia 2026 tetap aman.

Berita Terbaru