iPad Air M4 dan iPad Pro M5 Bikin Pilihan Makin Tajam, Ini yang Paling Masuk Akal

Author: Redaksi Android62

Di kelas atas, iPad Pro dengan chip M5 menjadi pilihan untuk pengguna yang benar-benar membutuhkan tenaga besar. Tablet ini hadir dengan layar OLED 120Hz, RAM hingga 16GB, dan kemampuan komputasi yang disebut mampu menyaingi laptop profesional.

Target utamanya adalah desainer grafis, editor video, ilustrator digital, dan musisi yang membutuhkan perangkat fleksibel namun sangat bertenaga. Dengan harga awal sekitar US$900 untuk model 11 inci dan US$1.200 untuk model 13 inci, iPad Pro jelas bukan opsi yang ringan di sisi biaya.

Untuk banyak orang, iPad Air M4 justru terasa paling seimbang

Di tengah kebutuhan kerja yang makin serius, iPad Air 2026 muncul sebagai titik tengah yang menarik. Perangkat ini memakai chip M4, tersedia dalam ukuran 11 inci dan 13 inci, serta dibekali RAM 12GB dan dukungan penuh Apple Intelligence.

Kombinasi itu membuat iPad Air lebih siap untuk komputasi modern, termasuk saat dipasangkan dengan Apple Pencil Pro dan Magic Keyboard. Dengan harga mulai US$559 untuk varian 11 inci, model ini menawarkan tenaga tinggi tanpa naik terlalu jauh ke kelas Pro.

iPad reguler tetap jadi pintu masuk paling aman

Meski persaingan antarmodel makin ketat, iPad generasi ke-11 masih menjadi pilihan paling masuk akal untuk pengguna umum. Model yang dirilis pada 2025 itu memakai chip A16, layar 11 inci, USB-C, Touch ID, dan kamera 12MP.

Perangkat ini cocok untuk menonton video, kelas online, membaca dokumen, dan aplikasi produktivitas ringan. Harga awalnya berada di kisaran US$299, sehingga tetap menjadi jalur termurah ke ekosistem Apple.

Namun, model ini belum mendukung Apple Intelligence karena keterbatasan memori. Bagi pengguna yang hanya membutuhkan fungsi dasar tablet, keterbatasan itu masih bisa diterima.

iPad Mini masih relevan bagi pengguna yang sering bergerak

Di saat banyak tablet lain mengejar layar besar, iPad Mini tetap mempertahankan identitasnya sebagai perangkat ringkas. Generasi ketujuhnya memakai chip A17 Pro dan layar 8,3 inci yang mudah dibawa ke mana saja.

Ukuran kompak ini kuat untuk pengguna yang sering bepergian, suka membaca, mencatat, atau bermain gim. Meski refresh rate-nya masih 60Hz, performanya tetap mampu menangani aplikasi berat dan fitur berbasis AI.

Dukungan Apple Pencil Pro juga membuat iPad Mini tetap menarik di segmennya. Pasar tablet kecil memang tidak sebesar dulu, tetapi kebutuhan portabilitas masih menjaga posisinya.

iPadOS 27 ikut mengubah cara orang memandang iPad

Selain perangkat keras, Apple juga terus memperkuat sisi perangkat lunak. iPadOS 27 yang akan hadir pada akhir 2026 membawa peningkatan besar pada integrasi kecerdasan buatan.

Siri disebut akan bekerja dengan dukungan teknologi berbasis Google Gemini untuk menghadirkan pengalaman yang lebih cerdas. Fitur multitasking juga makin matang lewat windowed apps yang memungkinkan pengguna membuka dan mengatur beberapa aplikasi sekaligus seperti di komputer desktop.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa iPad tidak lagi diposisikan sebagai perangkat konsumsi konten semata. Apple tampak semakin serius menjadikan tablet ini sebagai alat produktivitas utama bagi sebagian pengguna.

Pada akhirnya, pilihan paling tepat tetap bergantung pada kebutuhan masing-masing. iPad generasi ke-11 cocok untuk penggunaan paling ekonomis, iPad Air M4 pas untuk kebutuhan yang lebih serius, iPad Mini unggul dalam mobilitas, dan iPad Pro M5 layak dipertimbangkan hanya jika performa ekstrem benar-benar dibutuhkan.

Berita Terbaru