Intel Masuk Rencana Produksi Chip Apple, Tanda Ketergantungan Pada TSMC Mulai Berkurang

Author: Redaksi Android62

Apple disebut tengah membuka pintu kerja sama yang selama ini jarang disorot: melibatkan Intel dalam produksi chip untuk iPhone dan Mac. Jika pembicaraan itu berlanjut, sebagian prosesor kelas bawah untuk perangkat Apple bisa dibuat oleh Intel berdasarkan desain Apple.

Langkah ini menjadi penting karena Apple selama ini sangat bergantung pada TSMC untuk merakit chip andalannya. Di saat yang sama, Apple juga terlihat ingin membuat rantai pasoknya lebih berlapis agar pasokan lebih stabil dan risiko produksi tidak terlalu besar.

Intel masuk kembali ke radar Apple

Laporan The Wall Street Journal yang dikutip MacRumors menyebut Intel sedang disiapkan untuk mengerjakan chip kelas bawah bagi model iPhone dan Mac. Detail chip yang akan ditangani belum diungkap, tetapi pembicaraan awal ini sudah menunjukkan arah baru dalam strategi manufaktur Apple.

Apple disebut telah berbicara dengan Intel selama lebih dari setahun. Dalam pembicaraan itu, Apple membahas kemungkinan memindahkan seluruh atau sebagian proses produksi chip dari TSMC ke Intel.

Samsung juga sempat masuk dalam pertimbangan Apple. Namun, sejauh mana pembicaraan dengan perusahaan asal Korea Selatan itu berkembang masih belum jelas.

Dorongan untuk mengurangi ketergantungan

Bagi Apple, kerja sama semacam ini bukan sekadar soal mencari pemasok tambahan. Skema produksi yang lebih beragam memberi ruang untuk menjaga suplai chip tetap aman saat kapasitas mitra utama penuh atau saat biaya produksi naik.

Sorotan ini ikut mengarah ke posisi TSMC yang disebut sudah berada pada batas kapasitas. Perusahaan itu juga disebut memerlukan biaya lebih tinggi untuk memenuhi kebutuhan Apple.

Kondisi pasokan tersebut berkaitan dengan tingginya permintaan untuk MacBook Neo. Permintaan yang tak terduga membuat Apple kehabisan binned A18 Pro yang dipesan, sekaligus menghadapi keterbatasan pasokan chip A19 dan A19 Pro.

Intel juga punya kepentingan besar

Di sisi lain, Intel membutuhkan kerja sama seperti ini untuk memperbaiki posisinya di industri semikonduktor. Perusahaan itu sedang berupaya bangkit setelah perubahan manajemen dan penyesuaian strategi di bawah Lip-Bu Tan.

Intel kini fokus pada node prosesor yang lebih maju, termasuk 14A atau 1,4 nm dan 18A atau 1,8 nm. Keterlibatan Intel dalam rencana Apple menjadi sinyal bahwa kemampuannya dinilai makin mendekati standar yang dibutuhkan Apple.

Selama ini Intel sering dianggap tertinggal beberapa langkah dalam manufaktur chip dan tingkat hasil produksi. Karena itu, pembicaraan dengan Apple ikut menjadi penanda bahwa peta persaingan pabrik chip mulai berubah.

Masih sebatas pembicaraan awal

Meski pembicaraan disebut sudah berjalan jauh, belum ada kejelasan chip apa saja yang akan diproduksi Intel untuk Apple. Spesifikasi yang sudah diberikan ke Intel juga belum diungkap, sehingga ruang lingkup kerja samanya masih belum terlihat utuh.

Apple dan Intel juga belum mengumumkan kesepakatan resmi. Untuk saat ini, yang terlihat baru adalah upaya Apple membangun jalur produksi yang tidak lagi terlalu bergantung pada satu pemain besar.

Jika kerja sama ini benar-benar berlanjut, dampaknya bisa terasa pada rantai pasok chip iPhone dan Mac. Apple akan punya lebih banyak opsi manufaktur, sementara Intel mendapat peluang penting untuk kembali menguat di industri chip kelas atas.

Source: www.notebookcheck.net
Berita Terbaru