iPhone Ultra disebut masih dibidik untuk tampil pada acara peluncuran bulan September, tetapi ketersediaannya setelah diumumkan belum tentu langsung luas. Sinyal dari rantai pasokan justru membuat waktu peluncuran dan waktu jualnya terlihat tidak sepenuhnya sejalan.
Beberapa sumber industri menggambarkan adanya ketegangan antara target produksi, kesiapan teknis, dan strategi peluncuran Apple. Di satu sisi, ada kabar yang menyebut perangkat lipat pertama Apple itu menghadapi masalah serius hingga berpotensi mundur ke 2027, tetapi ada pula pandangan yang menilai jadwal September masih tetap masuk akal.
Peluncuran bisa terjadi lebih dulu, penjualan menyusul
Fixed Focus Digital membantah kabar penundaan besar dan menyebut iPhone Ultra tetap dijadwalkan untuk acara peluncuran bulan September. Jika ada perubahan, kemungkinan mundurnya disebut hanya sekitar satu bulan, bukan sampai bertahun-tahun.
Pola seperti ini bukan hal asing bagi Apple. Pada 2017, perusahaan memperkenalkan iPhone 8 dan iPhone X secara berdekatan, tetapi iPhone X baru dijual beberapa bulan kemudian.
Mark Gurman juga sebelumnya memberi gambaran yang sejalan dengan peluncuran bertahap. Menurutnya, Apple akan memperkenalkan iPhone Ultra bersama seri iPhone 18 Pro pada musim gugur, meski tanggal jual resminya bisa lebih lambat dibanding model iPhone biasa.
Rantai pasokan memberi sinyal jadwal yang bergeser
Di sisi industri, petunjuk paling menarik justru datang dari pemasok komponen. Lin En-ping, Ketua dan CEO Largan Precision, mengatakan bahwa pelanggan utama asal AS telah menunda peluncuran produk baru dan kuartal keempat tahun ini akan lebih sibuk karena perubahan jadwal dari para pelanggan.
Ia menyebut sebagian perangkat akan diluncurkan pada kuartal ketiga, sementara sebagian lain baru bergeser ke awal tahun berikutnya. Pernyataan itu memicu spekulasi bahwa iPhone Ultra ikut terdampak, walau ada juga yang menafsirkan sinyal tersebut sebagai perubahan jadwal untuk iPhone 18 standar.
Apple sendiri dikabarkan sedang mempertimbangkan pemisahan jadwal iPhone. Dalam skenario itu, iPhone 18 Pro dan iPhone Ultra akan hadir pada musim gugur, sedangkan iPhone 18 standar, iPhone Air 2, dan iPhone 18e menyusul pada musim semi tahun berikutnya.
Masalah terbesar masih ada di sisi produksi
Meski perdebatan soal jadwal terus berjalan, pengembangan ponsel lipat Apple memang belum sepenuhnya mulus. Salah satu tantangan yang paling sering disebut adalah daya tahan engsel, masalah yang juga umum di hampir semua ponsel lipat modern.
Apple disebut memasang standar yang lebih tinggi untuk daya tahan mekanis, ketipisan, dan ketahanan lipatan layar. Tantangan teknis dan produksi massal juga disebut belum tuntas, meski belum tentu cukup besar untuk memperlambat proyek secara drastis.
Yang paling mungkin terasa adalah pada volume produksi awal. Jika output belum bisa dinaikkan sesuai target, jumlah unit iPhone Ultra saat awal penjualan bisa sangat terbatas.
Kelangkaan awal justru bisa masuk dalam strategi
Situasi itu tidak terlalu mengejutkan untuk produk premium Apple, apalagi jika harga perangkat ini benar-benar berada di sekitar $2.000. Dengan target pembeli yang relatif sempit, penjualan terbatas pada awal masa edar justru bisa menjadi pendekatan yang masuk akal.
Apple juga sudah berkali-kali menghadapi permintaan yang lebih tinggi daripada pasokan pada model iPhone mahal. Beberapa minggu setelah peluncuran iPhone 17 Pro Max, misalnya, masih ada laporan soal waktu pengiriman yang panjang dan stok yang terbatas.
Karena itu, penundaan beberapa minggu atau bulan untuk iPhone Ultra tidak otomatis menjadi tanda masalah besar bagi Apple. Perusahaan bisa saja tetap memanfaatkan momentum pengumuman pada bulan September untuk menjaga perhatian pasar, lalu menyesuaikan ketersediaan produk setelahnya.
Sampai saat ini, skenario yang paling masuk akal tetap mengarah pada pengenalan iPhone Ultra bersama jajaran iPhone 18 Pro pada acara bulan September. Yang masih menjadi tanda tanya adalah apakah perangkat lipat pertama Apple itu benar-benar siap dikirim segera setelah diumumkan, atau justru mengikuti pola kelangkaan khas model premium Apple.







