Di tengah budaya yang kerap mengukur hidup dari jabatan, penghasilan, dan target, pesan utama dari Amazing Muharram 15 justru menempatkan hati sebagai titik awal perubahan. Dalam forum bertema Reset Your Life itu, para pembicara menegaskan bahwa pembenahan hidup tidak selalu berarti memulai dari nol.
Acara yang digelar Cinta Quran Foundation di The Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, pada Minggu, 12 Juli 2026, itu mengajak peserta meninjau ulang arah hidup. Fokusnya bukan pada pencapaian luar semata, melainkan pada hubungan dengan Allah yang diyakini memengaruhi cara seseorang memandang masalah, rezeki, keluarga, dan masa depan.
Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna Diluncurkan
Di momen yang sama, Amazing Muharram 15 juga menjadi panggung peluncuran program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna. Program ini menargetkan pembangunan dan renovasi 99 masjid serta musala di berbagai daerah di Indonesia.
Masjid yang dibangun atau direnovasi melalui program itu diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan Al-Qur’an, pembinaan keluarga, dan pemberdayaan masyarakat. Arah ini menegaskan bahwa refleksi yang dibahas dalam forum tersebut diarahkan menjadi aksi nyata.
| Program | Fokus | Target |
|---|---|---|
| Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna | Pembangunan dan renovasi masjid serta musala | 99 lokasi di Indonesia |
Founder Cinta Quran Foundation, Ustadz Fatih Karim, menegaskan bahwa yang perlu di-reset adalah hati, bukan seluruh perjalanan hidup. Ia menyebut perubahan arah akan terasa ketika hubungan dengan Allah diperbaiki.
“Reset hidup bukan berarti mengulang semuanya dari nol. Yang perlu di-reset adalah hati kita. Saat hubungan dengan Allah diperbaiki, cara kita memandang masalah, rezeki, keluarga, dan masa depan juga akan berubah,” ujar Fatih Karim.
Pesan itu kemudian dikaitkan dengan kebiasaan sederhana yang bisa dilakukan dalam keseharian, seperti menjaga salat, memperbanyak membaca Al-Qur’an, dan menghadirkan manfaat bagi orang lain. Pendekatan tersebut menjadi inti ajakan agar refleksi tidak berhenti pada perenungan.
Ivan Gunawan Menyoroti Kebiasaan Terlalu Sibuk
Desainer sekaligus presenter Ivan Gunawan menilai tema itu relevan karena banyak orang terlalu sibuk mengejar banyak hal hingga lupa menanyakan kembali tujuan hidupnya. Menurutnya, jeda sejenak diperlukan agar seseorang bisa memperbaiki diri sebelum melangkah lagi.
“Kadang kita terlalu sibuk mengejar banyak hal sampai lupa bertanya, sebenarnya hidup ini mau dibawa ke mana. Buat saya, reset hidup itu berani berhenti sejenak, memperbaiki diri, lalu melangkah lagi dengan tujuan yang lebih baik,” kata Ivan.
Ruben Onsu Menekankan Tantangan Setelah Mendapat Solusi
Ruben Onsu menilai tema Reset Your Life tidak berhenti pada ajakan merenung, melainkan berlanjut pada keberanian untuk menjalankan solusi yang sudah dipahami. Ia menyebut tahap itu justru sering menjadi bagian yang paling sulit.
“Setelah mendapatkan solusi, apakah kita punya keberanian untuk menjalankannya? Itu yang biasanya paling susah,” ujar Ruben.
Ia juga mengaku kini lebih selektif memilih pekerjaan dan lebih memprioritaskan kegiatan yang memperkuat sisi spiritual. Salah satunya adalah rutin menggelar kajian di rumah setiap malam Jumat agar manfaatnya bisa dirasakan lebih banyak orang.
Dalam kesempatan itu, Ivan Gunawan juga mengajak masyarakat memanfaatkan rezeki untuk amal jariyah yang manfaatnya terus mengalir. Ia menekankan bahwa rezeki seharusnya tidak hanya dinikmati sendiri.
“Rezeki yang Allah titipkan bukan hanya untuk dinikmati sendiri. Akan lebih indah kalau sebagian bisa menjadi manfaat yang terus hidup, bahkan ketika kita sudah tidak ada,” ujarnya.
Selain program wakaf masjid di Indonesia, Cinta Quran Foundation disebut terus mengembangkan pusat dakwah di negara dengan populasi Muslim minoritas, termasuk Jepang dan Kanada. Pengembangan serupa juga direncanakan di Jerman dan Selandia Baru.
Melalui rangkaian Amazing Muharram 15, pesan yang ditekankan tetap konsisten: ketika hidup terasa berat, pembenahan paling penting bukan sekadar target, melainkan arah hati yang menjadi kompas dalam menjalani semuanya.
