JAECOO J5 EV Tak Tergoyahkan di Awal 2026, SUV Listrik Ini Makin Diterima Pasar Indonesia

Penjualan JAECOO J5 EV terus menguat dan membuat SUV listrik ini berada di posisi teratas pasar mobil listrik Indonesia sepanjang Januari hingga April 2026. Berdasarkan data wholesales dan retail sales dari Gaikindo, model asal China itu mencatat 11.006 unit wholesales dan 10.587 unit retail sales dalam empat bulan pertama tahun ini.

Laju tersebut menunjukkan penerimaan pasar yang tidak berhenti di satu titik. Setiap bulan, angka J5 EV bergerak naik dan menandakan permintaan yang terus terbentuk di tengah persaingan mobil listrik yang kian padat.

Tren naik terlihat sejak awal tahun

Pergerakan penjualan JAECOO J5 EV berlangsung stabil dari bulan ke bulan. Pada Januari 2026, wholesales dan retail sales sama-sama berada di angka 1.942 unit.

Angka itu kemudian naik pada Februari menjadi 2.926 unit. Pada Maret, wholesales tercatat 2.959 unit dan retail sales 2.775 unit, lalu April menjadi bulan terbaik dengan wholesales 3.179 unit dan retail sales 2.944 unit.

Respons pasar makin meluas

Business Unit Director JAECOO Indonesia, Jim Ma, menyebut respons masyarakat terhadap J5 EV terus membaik. Ia juga menilai penerimaan pasar semakin luas seiring waktu berjalan.

“Antusiasme terhadap JAECOO J5 EV terus menunjukkan tren yang sangat positif. Penerimaan di masyarakat terus meningkat, dan sebarannya pun kian luas,” ujar Jim Ma dalam keterangan resmi, Rabu (13/5/2026).

Kondisi itu memperlihatkan bahwa konsumen tidak hanya melihat mobil listrik dari sisi teknologi. Unsur praktis untuk kebutuhan mobilitas harian juga ikut menentukan pilihan.

Karakter SUV jadi pembeda

J5 EV diposisikan sebagai SUV listrik dengan desain premium dan karakter yang tetap tangguh. Kombinasi itu memberi ruang bagi mobil ini untuk menarik pembeli yang mencari kendaraan listrik, tetapi tetap menginginkan fungsi SUV.

Dari sisi penggerak, mobil ini menggunakan motor listrik 155 kW dengan torsi puncak 288 Nm. Tenaganya didukung baterai 60,9 kWh yang diklaim mampu membawa J5 EV menempuh jarak hingga sekitar 461 kilometer berdasarkan pengujian NEDC.

Jarak tempuh tersebut menjadi nilai tambah bagi pengguna yang membutuhkan mobil listrik untuk aktivitas harian. Dengan bekal itu, mobil ini diposisikan agar tidak terlalu sering bergantung pada pengisian daya.

Tetap siap untuk kondisi jalan beragam

Selain menawarkan efisiensi penggunaan, JAECOO juga memberi spesifikasi yang mendukung karakter SUV. Ground clearance J5 EV mencapai 200 mm, sedangkan wading depth-nya 450 mm.

Dua angka itu mempertegas bahwa mobil ini tidak hanya diarahkan untuk penggunaan di perkotaan. J5 EV juga disiapkan agar tetap nyaman dipakai pada kondisi jalan yang lebih bervariasi.

Fitur keselamatan dan kenyamanan ikut mengangkat daya tarik

Untuk membantu pengemudi, J5 EV dibekali 17 fitur ADAS dan kamera 540 derajat HD. Paket ini memberi dukungan saat bermanuver dan menambah rasa aman dalam penggunaan harian.

Di sisi kenyamanan, mobil ini memiliki panoramic roof, ambient lighting dengan 64 pilihan warna, serta fast wireless charging 50W. Kombinasi fitur tersebut ikut memperkuat posisi JAECOO J5 EV di tengah pasar SUV listrik yang semakin ramai.

Dengan penjualan yang terus naik, spesifikasi yang kompetitif, dan fitur yang lengkap, JAECOO J5 EV kini tampil sebagai salah satu model yang ikut membentuk arah persaingan mobil listrik nasional. Perjalanannya selama empat bulan pertama 2026 menunjukkan bahwa pasar memberi ruang besar bagi SUV listrik yang menawarkan fungsi harian sekaligus karakter yang lebih serbaguna.

Source: www.liputan6.com

Berita Terkait