Real Madrid memiliki kaitan yang tidak lazim dengan skuad Spanyol yang baru menjadi juara dunia. Marc Cucurella tercatat sebagai pemain Madrid ketika tampil sebagai bek kiri terbaik turnamen, tetapi belum pernah menginjakkan kaki di Valdebebas atau bermain untuk klub tersebut.
Situasi Cucurella memperlihatkan masalah yang lebih besar bagi Los Blancos. Klub terbesar Spanyol itu kini justru minim pemain asal Spanyol yang berada pada level untuk menembus tim nasional.
Penghubung yang belum benar-benar hadir
Kepindahan Cucurella dari Chelsea terjadi saat Piala Dunia sudah berlangsung. Karena itu, statusnya sebagai pemain Real Madrid muncul dalam pemberitaan turnamen tanpa disertai keterlibatan langsung bersama klub barunya.
Ia menjadi satu-satunya penghubung Madrid dengan tim Spanyol juara dunia, setidaknya secara teknis. Kondisi tersebut menegaskan betapa terbatasnya representasi pemain Real Madrid dalam skuad asuhan Luis de la Fuente.
| Pemain | Kaitan dengan Real Madrid | Situasi di tim nasional |
|---|---|---|
| Marc Cucurella | Didatangkan dari Chelsea saat Piala Dunia berlangsung | Menjadi bek kiri terbaik turnamen |
| Dean Huijsen | Pemain Real Madrid | Belum terlihat segera mendapat kesempatan |
| Gonzalo Garcia | Pemain Real Madrid | Belum terlihat segera mendapat kesempatan |
| Thiago Pitarch | Menonjol di level junior | Masih jauh dari pertimbangan pelatih |
| Chema Andres | Mantan pemain Castilla | Belum memiliki jalur yang jelas |
Persaingan makin berat bagi pemain muda
Dean Huijsen dan Gonzalo Garcia belum tampak memiliki jalur cepat menuju skuad senior Spanyol. Persaingan menjadi lebih ketat karena tim nasional sedang berada dalam periode kuat setelah menjuarai Piala Dunia.
Thiago Pitarch memang telah menarik perhatian di kelompok usia muda. Namun, perjalanan menuju pertimbangan Luis de la Fuente masih panjang bagi pemain tersebut.
Chema Andres juga belum mempunyai rute yang terang menuju tim senior. Latar belakangnya sebagai mantan pemain Castilla belum cukup untuk otomatis membuka peluang di tim nasional.
Kontras dengan masa para kapten
Kondisi sekarang sangat berbeda dibanding periode ketika Real Madrid rutin melahirkan tokoh utama La Roja. Fernando Hierro, Raul Gonzalez, Iker Casillas, dan Sergio Ramos pernah memegang ban kapten Spanyol dalam rentang yang panjang.
Representasi Madrid mulai memudar sejak Euro 2020. Sejumlah absennya pemain klub ini sebelumnya sempat dibaca sebagai bias, tetapi kualitas pemain yang tersedia kini menjadi penjelasan yang lebih kuat.
Managing Madrid menilai persoalannya tidak hanya berada pada pilihan staf tim nasional. Real Madrid memang belum memiliki cukup banyak pemain Spanyol yang tampil sesuai standar untuk masuk persaingan skuad.
Orientasi transfer ikut menentukan
Arah perekrutan Madrid pada musim ini turut menjelaskan jarak tersebut. Tiga dari empat pemain yang direkrut berasal dari luar Spanyol, memperlihatkan orientasi global klub dalam membangun tim.
Real Madrid pernah mewakili Spanyol pada awal berdirinya FIFA, tetapi identitas klub kini melampaui batas nasional. Selama pemain-pemainnya belum mencapai standar yang dibutuhkan, Barcelona dan Atletico Madrid berpeluang tetap menjadi penyumbang dominan bagi Spanyol.
Source: www.managingmadrid.com






