Jamaah Bisa Langsung Datang ke Istiqlal Untuk Shalat Idul Adha, Pintu Masuk Baru Dibuka Pukul 03.30 WIB

Author: Redaksi Android62

Masjid Istiqlal Jakarta membuka pelaksanaan shalat Idul Adha 1447 H untuk masyarakat umum tanpa pendaftaran. Dengan kebijakan itu, jamaah bisa langsung datang ke masjid terbesar di Asia Tenggara pada Rabu, 27 Mei 2026, selama mengikuti aturan yang sudah disiapkan pengelola.

Akses ke kawasan masjid tidak dibuka sepanjang hari sebelum pelaksanaan shalat. Pintu masuk baru dibuka mulai pukul 03.30 WIB, sementara shalat Idul Adha dijadwalkan berlangsung pukul 07.00 WIB.

Pengelola mengimbau jamaah datang lebih awal agar tidak terjadi penumpukan di area masuk. Imbauan ini juga penting bagi mereka yang ingin lebih dulu mengikuti shalat Subuh berjamaah sebelum shalat Id.

Untuk menjaga arus kedatangan tetap tertib, pengelola menyiapkan pembagian gerbang sesuai jenis akses. Jamaah yang datang dengan berjalan kaki dapat masuk melalui Gerbang 2 Al-Ghaffar di seberang Kantor Pertamina, Gerbang 3 Al-Aziz di seberang Kementerian Agama atau SMPN 4 Jakarta, Gerbang 5 Al-Fattah di seberang Gereja Katedral, dan Gerbang 6 Al-Mukmin di seberang Tugu Adipura.

Gerbang 3 Al-Aziz juga menjadi akses bagi mobil dan motor yang ingin parkir di area basement Masjid Istiqlal. Karena itu, jamaah perlu menyesuaikan rute kedatangan sejak awal agar tidak salah jalur saat tiba di lokasi.

Di sisi lain, pengelola juga menetapkan sejumlah tata tertib untuk menjaga kekhusyukan ibadah. Jamaah diminta mengenakan pakaian sopan, bersih, dan menutup aurat selama berada di lingkungan masjid.

Setiap jamaah juga diminta membawa alat shalat sendiri dari rumah, seperti sajadah atau mukena. Selain itu, kantong plastik pribadi perlu dibawa untuk menyimpan sandal atau sepatu agar alas kaki tidak hilang atau tertukar.

Bawaan lain juga perlu dibatasi agar tidak mengganggu ruang ibadah jamaah lain. Pengelola mengingatkan agar jamaah membawa barang secukupnya dan tetap menjaga dompet, ponsel, serta barang berharga lainnya selama berada di area masjid.

Kebersihan dan ketertiban menjadi perhatian lain yang ditekankan kepada jamaah. Dengan jumlah peminat yang tinggi, partisipasi jamaah dalam mematuhi aturan dianggap penting agar ibadah berjalan nyaman bagi semua.

Pelaksanaan shalat Idul Adha 1447 H di Masjid Istiqlal juga sudah disiapkan dengan susunan petugas. Khotib dijadwalkan Prof. H. Hamdan Juhannis yang juga Rektor UIN Alauddin Makassar.

Imam utama adalah H. Ahmad Anshoruddin Ibrahim selaku Imam Masjid Istiqlal. Untuk imam cadangan, pengelola menugaskan H. Muzakkir Abdurahman yang juga Imam Masjid Istiqlal.

Adapun bilal 1 adalah Muh. Syawal Mubarok dan bilal 2 Abdullah Sengkang Gurium. Keduanya merupakan muadzin Masjid Istiqlal yang akan mendukung jalannya rangkaian ibadah pada hari raya tersebut.

Source: www.suara.com
Berita Terbaru