Jawa Bersiap Dipenuhi Tol Baru, 6 Ruas Dalam Kota Jakarta Ikut Masuk PSN

Author: Redaksi Android62

Pemerintah memasukkan sejumlah proyek jalan tol di Jawa ke dalam daftar Proyek Strategis Nasional melalui Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025. Dari deretan nama yang muncul, enam ruas tol dalam kota Jakarta ikut tercatat bersama jalur antarkota, akses pelabuhan, dan jaringan penghubung kawasan metropolitan.

Peta proyek ini menunjukkan bahwa fokus pembangunan tidak hanya tertuju pada ruas panjang penghubung provinsi. Pemerintah juga menempatkan simpul-simpul mobilitas perkotaan dan logistik sebagai bagian penting dari agenda konektivitas di Pulau Jawa.

Jaringan besar dari barat hingga timur Jawa

Di Jakarta, enam ruas yang masuk daftar adalah Semanan-Sunter, Sunter-Pulo Gebang, Duri Pulo-Kampung Melayu, Kemayoran-Kampung Melayu, Ulujami-Tanah Abang, dan Pasar Minggu-Casablanca. Di wilayah penyangga dan sekitarnya, ada pula Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran, Serpong-Cinere, Cinere-Jagorawi, Cimanggis-Cibitung, Cibitung-Cilincing, Bekasi-Cawang-Kampung Melayu, serta Serpong-Balaraja.

Ruas lain yang tercantum meliputi Serang-Panimbang, Pandaan-Malang, Cileunyi-Sumedang-Dawuan, Ciawi-Sukabumi-Ciranjang-Padalarang, dan Bogor Ring Road. Daftar itu juga memuat Depok-Antasari termasuk Bojonggede-Salabenda, yang memperkuat jaringan di kawasan barat dan tengah Jawa.

Koridor logistik dan akses pelabuhan ikut diprioritaskan

Selain jalur antarkota, pemerintah juga menempatkan akses pelabuhan dan simpul transportasi sebagai bagian dari PSN. Beberapa di antaranya adalah Akses Pelabuhan Patimban di Jawa Barat, Akses Pelabuhan Tanjung Priok Timur Baru atau New Priok Eastern Access, pengembangan Jalan Tol Ir. Wiyoto Wiyono Section Harbour Road II, dan pembangunan Jalan Tol Ancol Timur-Pluit elevated.

Ada pula pengembangan Jalan Tol Dalam Kota Bandung melalui North-South Link Bandung dan Bandung Inter Urban Toll Road. Kehadiran proyek-proyek ini menegaskan bahwa agenda tol baru tidak hanya mengejar kecepatan antarkota, tetapi juga memperkuat arus barang dan pergerakan di kawasan urban yang padat.

Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur mendapat porsi besar

Di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, daftar itu mencakup Semarang-Demak, Yogyakarta-Bawen, Solo-Yogyakarta-Kulon Progo, serta Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap yang melintas Jawa Barat dan Jawa Tengah. Ruas Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap juga disebut sebagai tol terpanjang di Indonesia.

Jawa Timur tidak tertinggal dengan masuknya Pasuruan-Probolinggo, Probolinggo-Banyuwangi, Krian-Legundi-Bunder-Manyar, Ngawi-Kertosono-Kediri, dan pembangunan fly over dari serta menuju Terminal Teluk Lamong. Sejumlah proyek itu memperlihatkan posisi koridor timur Jawa sebagai wilayah penting untuk konektivitas logistik dan mobilitas antardaerah.

Aturan pengawasan untuk proyek yang terlambat selesai

Dalam beleid yang sama, pemerintah menegaskan bahwa proyek strategis nasional yang tidak selesai tepat waktu wajib dilaporkan kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Laporan tersebut harus memuat pelaksanaan proyek sekaligus usulan revisi rencana penyelesaian.

Ketentuan itu memberi sinyal bahwa daftar panjang PSN ini akan diawasi lebih ketat dari sisi progres di lapangan. Dengan sebaran proyek yang luas di Jawa, perhatian utama kini bergeser pada eksekusi dan kepastian penyelesaian masing-masing ruas.

Source: www.cnbcindonesia.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru