Kabar duka menyelimuti sepak bola Afrika Selatan setelah Jayden Adams meninggal dunia pada usia 25 tahun. Kepergiannya terjadi saat kariernya sedang berada di fase yang menjanjikan, terutama setelah tampil di panggung internasional.
Adams sempat masuk dalam tiga pertandingan fase grup Afrika Selatan di Piala Dunia FIFA 2026. Ia juga berada di bangku cadangan saat Bafana Bafana kalah 1-0 dari Kanada pada babak 32 besar, meski tidak dimainkan.
Reaksi resmi dari pemerintah dan organisasi sepak bola
Menteri Olahraga, Seni, dan Kebudayaan Afrika Selatan, Gayton McKenzie, menyampaikan belasungkawa secara resmi. Ia mengaku “dengan sangat terkejut dan berat hati” menerima kabar meninggalnya Adams.
McKenzie menilai sepak bola Afrika Selatan kehilangan salah satu talenta muda terbaik. Ia juga menyebut bangsa itu turut berduka bersama keluarga, rekan setim, dan jutaan pendukung yang mengikuti perjalanan Adams dari akademi hingga menjadi pemain internasional Bafana Bafana.
Persatuan Pemain Sepak Bola Afrika Selatan juga menyampaikan duka mendalam. Mereka menyebut kepergian Adams sebagai kehilangan yang tak terukur bagi keluarga, rekan satu tim, klub, komunitas sepak bola, dan negara secara keseluruhan.
Jejak karier yang berhenti terlalu cepat
Adams memulai karier profesionalnya di Stellenbosch FC. Bersama klub itu, ia meraih Carling Knockout pada 2023 sebelum bergabung dengan Mamelodi Sundowns.
Di klub berikutnya, Adams ikut membantu Mamelodi Sundowns menjuarai Betway Premiership. Pihak klub disebut belum mengeluarkan pernyataan resmi, dan sebelumnya telah memberi Adams cuti tambahan setelah Piala Dunia.
Penyebab kematian Adams belum diumumkan ke publik. Keluarganya juga meminta privasi di tengah kabar duka yang mengejutkan ini.
Debut internasional Adams terjadi pada 2022, dan sejak itu ia mulai menempatkan dirinya sebagai salah satu nama muda yang diperhitungkan. Kini, sepak bola Afrika Selatan harus menerima kenyataan bahwa perjalanan seorang pemain yang baru mulai menanjak itu terhenti di tengah harapan besar yang sempat melekat padanya.
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Usia | 25 tahun |
| Debut internasional | 2022 |
| Klub awal | Stellenbosch FC |
| Trofi bersama Stellenbosch FC | Carling Knockout 2023 |
| Klub berikutnya | Mamelodi Sundowns |
| Gelar bersama Mamelodi Sundowns | Betway Premiership |
| Kontribusi di Piala Dunia FIFA 2026 | Tampil di tiga laga fase grup |
Kepergian Adams meninggalkan duka luas di berbagai lapisan, dari ruang ganti hingga para pendukung yang mengikuti langkahnya sejak awal karier. Hingga kini, belum ada penjelasan resmi mengenai penyebab kematiannya.
