Di tengah padatnya tuntutan harian, Naomi Zaskia melihat ketenangan bukan sebagai sesuatu yang harus dicari lewat jeda besar. Menurut aktris dan model itu, momen tenang justru bisa lahir dari kebiasaan kecil yang dekat dengan rutinitas sehari-hari.
Pandangan itu sejalan dengan kebutuhan banyak anak muda yang ingin tetap produktif tanpa terus-menerus memaksa diri. Naomi menilai rasa seimbang dan pikiran yang jernih lebih realistis dibangun lewat pilihan sederhana yang dilakukan konsisten.
Berawal dari tubuh dan rasa syukur
Salah satu hal yang ditekankan Naomi adalah pentingnya berhenti sejenak dari dorongan untuk mengejar target tanpa henti. Ia menilai kebiasaan mendengarkan kebutuhan tubuh dan melatih rasa syukur bisa menjadi dasar untuk menjaga keseimbangan.
Cara ini dinilai relevan bagi orang yang sering terlalu keras pada diri sendiri. Saat tubuh dan pikiran diberi ruang untuk diakui kebutuhannya, kejernihan berpikir lebih mudah muncul dalam aktivitas harian.
Gerak ringan untuk meredakan tegang
Naomi juga menyoroti pentingnya tetap aktif bergerak sebagai bentuk merawat diri. Di tengah rutinitas duduk lama di depan layar, aktivitas fisik bisa membantu tubuh keluar dari kondisi tegang.
Ia mencontohkan olahraga mindful seperti yoga karena ritme napasnya membantu tubuh terasa lebih rileks dalam waktu singkat. Intinya bukan pada intensitas tinggi, melainkan memberi tubuh kesempatan untuk aktif dan menurunkan stres.
Obrolan singkat yang memberi napas
Di sela kesibukan, Naomi menilai jeda singkat juga penting untuk menjaga kepala tetap ringan. Percakapan ringan yang inspiratif dengan rekan atau sahabat bisa menjadi cara praktis untuk menjauh sebentar dari tekanan pekerjaan.
Jeda seperti itu membantu mengurangi kepadatan mental yang menumpuk selama aktivitas berlangsung. Saat kembali bekerja, fokus pun bisa lebih mudah dipulihkan.
Camilan dingin sebagai jeda kecil
Selain gerak dan obrolan, Naomi mengangkat kebiasaan sederhana lain yang bisa memberi rasa nyaman, yaitu menikmati camilan dingin dengan rasa yang mewah. Ia menyebut sensasi cokelat, creamy, dan lembut dalam satu gigitan bisa membantu seseorang merasa lebih rileks di tengah kesibukan.
Gagasan ini dekat dengan kebutuhan banyak anak muda akan jeda praktis yang tidak rumit. Kenikmatan kecil seperti itu diposisikan sebagai pelarian singkat sebelum kembali beraktivitas.
Kebutuhan akan jeda yang sederhana ini juga dibaca oleh pelaku industri. Glico WINGS, produsen es krim asal Jepang, menghadirkan HAKU Almond Classic Deluxe untuk menawarkan pengalaman rasa yang disebut dapat membantu menenangkan pikiran.
Head of Marketing Glico WINGS, Mulyarasti Soehoed, menegaskan bahwa kesibukan tidak seharusnya merenggut hak seseorang untuk merasa tenang. Ia juga menyebut tantangan dari sisi pekerjaan, akademik, dan sosial tidak menghapus kebutuhan anak muda untuk punya hidup yang terasa seimbang.
HAKU Almond Classic Deluxe sebelumnya sudah dikenal lewat varian cup. Kini produk itu juga hadir dalam varian stik sebagai bagian dari perluasan inovasi.
Kehadiran varian baru tersebut terhubung dengan kampanye Stay Zen Bareng HAKU. Dalam kampanye ini, Glico WINGS membuka kesempatan bagi 50 Gen Z untuk mendapatkan apresiasi e-wallet dengan total Rp10 juta melalui unggahan konten momen zen bersama HAKU Almond Classic Deluxe di media sosial.
Empat langkah ala Naomi Zaskia menunjukkan bahwa ketenangan tidak selalu menunggu perubahan besar. Di tengah jadwal padat, rasa tenang justru bisa dibangun dari kebiasaan kecil yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Source: www.suara.com