Jejak Sony Sonjaya Terkuak, Mantan Irjen Pol Itu Baru Dicopot Dari BGN

Author: Redaksi Android62

Sony Sonjaya menjadi salah satu nama yang paling menyita perhatian setelah ia dicopot dari Badan Gizi Nasional dan bersamaan dengan itu muncul kabar penjemputan sejumlah mantan petinggi lembaga tersebut oleh Kejaksaan Agung. Sorotan publik tidak hanya tertuju pada posisinya yang baru saja diganti, tetapi juga pada latar belakangnya sebagai purnawirawan Polri berpangkat terakhir Inspektur Jenderal Polisi.

Di tengah perubahan besar di tubuh BGN, nama Sony muncul bersama Dadan Hindayana dan Lodewyk Pusung. Pergantian itu diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers, sementara publik masih menunggu penjelasan resmi terkait informasi penjemputan yang beredar.

Sony sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi. Ia mulai mengisi posisi tersebut sejak 17 September 2025 sebelum akhirnya diberhentikan pada Selasa, 2 Juni 2026.

Pada pengumuman yang sama, Prasetyo juga menyampaikan bahwa Dadan Hindayana dicopot dari jabatan Kepala BGN. Presiden Prabowo Subianto kemudian menunjuk Nanik S. Deyang sebagai pengganti Dadan untuk memimpin lembaga itu.

Tak lama setelah kabar pergantian pimpinan BGN beredar, muncul informasi bahwa Kejaksaan Agung menjemput Dadan Hindayana pada Rabu, 3 Juni 2026 sekitar pukul 04.00 WIB. Dalam informasi yang sama, dua mantan petinggi BGN lain, termasuk Sony Sonjaya, juga disebut ikut diamankan.

Hingga kabar itu ramai dibicarakan, detail mengenai penjemputan tersebut belum dijelaskan secara rinci. Pelaksana Harian Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Jeffry, menyampaikan bahwa keterangan resmi akan diberikan pada sore hari.

Di luar posisinya di BGN, Sony punya rekam jejak panjang di kepolisian. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1991 dan lahir di Bandung pada 20 Oktober 1967.

Kariernya di Polri banyak berkaitan dengan reserse, investigasi, dan penegakan hukum. Ia pernah menjabat sebagai Kapolres Majalengka dan Kapolres Bandung pada 2011, lalu setahun kemudian dipercaya menjadi Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat.

Jabatan lain yang pernah diembannya adalah Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Aceh pada 2020. Setahun sesudahnya, ia kembali bertugas di bidang yang sama sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh.

Pada 2022, Sony menempati posisi Kabagrenopsnal Robinopsnal Bareskrim Polri. Rangkaian tugas itu menunjukkan sebagian besar perjalanan kariernya memang dibangun di jalur operasional kepolisian dan penegakan hukum.

Sebelum naik menjadi Wakil Kepala BGN, Sony lebih dulu bertugas sebagai Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah II BGN. Ia juga pernah menjadi Ketua Tim Verifikasi Badan Gizi Nasional, sehingga namanya sudah lebih dulu terlibat dalam urusan operasional lembaga tersebut.

Itulah yang membuat pergeseran posisinya di BGN ikut menyedot perhatian saat lembaga itu mengalami perubahan besar. Dengan kabar pencopotan dan informasi penjemputan yang muncul hampir bersamaan, nama Sony Sonjaya pun menjadi salah satu yang paling banyak dicermati publik.

Source: www.suara.com
Berita Terbaru