Renault Triber RXZ datang dengan paket yang terasa menekan kelas harga di bawah Rp 200 juta. Dengan banderol on the road Rp 179,9 juta, MPV 7 penumpang ini langsung mencuri perhatian karena menawarkan kabin yang dinilai lebih senyap dan nyaman dibanding beberapa model LCGC.
Yang membuatnya menonjol bukan hanya kemampuan memuat tujuh orang. Renault juga menempatkan Triber RXZ sebagai pilihan keluarga yang mengutamakan kelengkapan fitur, kepraktisan, dan karakter berkendara harian yang lebih matang di ukuran bodi yang tetap kompak.
Tiga Varian, RXZ Jadi Paket Paling Lengkap
Renault menawarkan Triber dalam tiga varian, yakni RXZ, RX, dan RXL. Dari ketiganya, RXZ berada di posisi tertinggi dan membawa paket paling lengkap untuk pasar Indonesia.
Bodi mobil ini dibuat ringkas karena panjangnya tidak sampai empat meter. Meski begitu, Renault tetap menyusun kabinnya agar bisa menampung tujuh penumpang, sehingga Triber masuk ke area yang jarang ditempati mobil di rentang harga ini.
Motomobi menilai Triber RXZ cocok dilirik pembeli yang mencari MPV manual 7 penumpang dengan kenyamanan lebih baik. Kanal tersebut juga menyoroti kabinnya yang terasa lebih senyap dibanding beberapa rival LCGC di Indonesia.
Nyaman untuk Harian, Bukan Sekadar Murah
Salah satu daya tarik utama Triber RXZ ada pada karakter suspensinya. Bantingannya dinilai mengingatkan pada mobil-mobil Prancis, dengan rasa yang tidak terlalu empuk tetapi tetap nyaman untuk penggunaan setiap hari.
Pendekatan itu membuat Triber terasa berbeda dari banyak mobil murah lain yang biasanya lebih fokus pada harga. Di sini, Renault mencoba memberi keseimbangan antara kenyamanan, fleksibilitas kabin, dan biaya kepemilikan yang tetap berada di bawah Rp 200 juta.
Interior Sederhana, Tapi Fungsional
Di dalam kabin, Triber RXZ memakai kombinasi warna hitam dan krem. Pilihan ini membuat suasana interior terasa lebih terang, meski material dashboard masih didominasi plastik keras.
Meski begitu, desain interiornya dinilai modern dan menarik untuk kelas harga Rp 100 jutaan. Motomobi bahkan menekankan bahwa Triber tidak mengandalkan kemewahan bahan, melainkan pada tampilan dan fitur yang terasa lengkap.
Kepraktisan juga jadi nilai jual yang kuat. Renault menyiapkan banyak ruang penyimpanan, mulai dari glove box besar, konsol tengah berpendingin, sampai laci tambahan di dashboard.
Baris Kedua Lega, Baris Ketiga Fungsional
Baris kedua dibuat cukup ramah untuk keluarga. Ruangnya terasa lega, dan area ini sudah dibekali double blower AC agar sirkulasi udara lebih merata di dalam kabin.
Penumpang di bagian belakang juga bisa mengatur kecepatan blower lewat panel khusus di bagian tengah. Sementara itu, baris ketiga lebih cocok untuk anak-anak atau penumpang bertubuh kecil, walau ruang kepala di bagian belakang masih dinilai cukup baik untuk ukuran mobil kompak.
Bagasi belakang memang tergolong kecil saat semua kursi terpasang. Renault memberi solusi dengan kursi baris ketiga yang bisa dilepas sepenuhnya agar ruang angkut menjadi jauh lebih besar.
Fitur yang Terasa Lebih Mahal dari Harga
Triber RXZ membawa head unit touchscreen yang sudah mendukung Apple CarPlay dan Android Auto. Sistem audionya juga mendapat dukungan tweeter depan, sehingga kualitas suara dinilai cukup baik.
Fitur lain yang ikut mengangkat kesan modern adalah smart access card dan tombol start-stop engine. Kelengkapan seperti ini masih jarang dijumpai pada mobil dengan harga serupa.
Untuk keselamatan, Renault menyematkan empat airbags, ABS, EBD, sensor parkir, dan kamera mundur. Namun, Motomobi menyoroti belum hadirnya stability control dan traction control pada model ini.
Tampilan Eksterior Kompak dengan Ciri Khas
Dari luar, Triber RXZ memakai grille besar khas Renault. Wajahnya juga didukung lampu projector halogen serta DRL LED, yang membuat tampilannya tetap terasa modern.
Mobil ini menggunakan velg ring 15 dengan ban 185/65. Ground clearance 183 mm memberi modal penting untuk menghadapi kondisi jalan yang beragam di Indonesia.
Di bagian belakang, Renault menambahkan detail unik berupa siluet mobil dengan ilustrasi pegunungan pada kaca belakang. Roof rail juga ikut dipasang untuk memperkuat kesan petualang pada MPV kompak ini.
Mesin 1.000 cc untuk Efisiensi
Di sektor dapur pacu, Triber RXZ mengandalkan mesin 1.000 cc tiga silinder dengan tenaga 72 PS dan torsi 96 Nm. Tenaga disalurkan melalui transmisi manual lima percepatan.
Karakter mesinnya tidak diarahkan untuk performa agresif. Motomobi menyebut tenaganya masih memadai untuk pemakaian dalam kota, sementara konsumsi bahan bakarnya dinilai irit meski tidak disebut spektakuler.
Dalam pengujian akselerasi, Triber RXZ mencatat waktu 0-100 km/jam sekitar 15,2 detik. Angka itu memang bukan yang tercepat, tetapi masih tergolong wajar untuk mobil keluarga bermesin kecil.
Dengan kombinasi harga, kabin tujuh penumpang, dan fitur yang terasa lebih lengkap dari perkiraan, Renault Triber RXZ masuk ke daftar opsi menarik bagi keluarga yang ingin naik kelas dari LCGC tanpa melewati batas Rp 200 juta.
