Lexus TZ hadir dengan pendekatan yang berbeda dari banyak SUV listrik premium lain. Alih-alih hanya mengejar tenaga dan jarak tempuh, model ini justru menempatkan kenyamanan, ketenangan, dan kesan lapang sebagai daya tarik utama.
Karakter itu terlihat sejak konsep kabinnya dibangun. Lexus merancang TZ di atas platform dedikasi EV dan mengusung pendekatan “Driving Lounge” agar ruang dalam terasa seperti lounge bergerak, bukan sekadar kabin SUV biasa.
Kabinnya dibuat untuk rasa santai
Lantai yang rendah dan wheelbase panjang membantu menciptakan ruang yang lebih terbuka di dalam kabin. Lexus juga memperkuat isolasi suara, sehingga TZ diklaim sebagai SUV paling senyap dalam sejarah pabrikan tersebut.
Nuansa premium tidak hanya datang dari tata ruang. Lexus memakai forged bamboo yang didatangkan langsung dari Pulau Shikoku, Jepang, untuk menonjolkan sisi keberlanjutan sekaligus craftsmanship tradisional yang identik dengan merek itu.
Panoramic roof berukuran besar ikut menambah kesan lega di dalam. Di saat yang sama, Lexus tetap menjaga agar kabin ini praktis digunakan keluarga maupun nyaman untuk perjalanan jauh.
Susunan kursi dibuat lebih fungsional
Untuk pertama kalinya di lini SUV Lexus, kursi baris pertama dan kedua sudah dilengkapi ventilasi serta fitur power ottoman. Baris kedua menggunakan konfigurasi captain seat, sementara baris ketiga dibuat menyerupai sofa agar tetap nyaman bagi penumpang dewasa.
Akses ke baris belakang juga dibuat lebih mudah lewat walk-in button. Fitur itu tetap berguna meski kursi bayi terpasang, sehingga sisi kepraktisan tetap dipertahankan di tengah fokus pada kenyamanan.
Ruang bagasi juga fleksibel. Kapasitasnya bisa berubah dari 290 liter menjadi 2.017 liter saat jok dilipat rata.
Performa listrik tetap serius
Di balik orientasi relaksasi itu, Lexus TZ AWD tetap membawa tenaga yang besar. Dua motor listriknya menghasilkan output gabungan 300 kW atau setara 408 PS, dengan torsi maksimal 268,6 Nm.
Akselerasinya juga tergolong cepat untuk sebuah SUV premium berorientasi kenyamanan. Dari diam hingga 100 km/jam, TZ diklaim mampu menempuhnya dalam 5,4 detik.
Daya jelajah menjadi salah satu nilai penting yang ditawarkan. Baterai terbesar diklaim sanggup membawa kendaraan melaju hingga 640 km berdasarkan standar Cina, atau sekitar 300 mil untuk pasar Amerika Utara.
Teknologi dan pengendalian dibuat lebih halus
Stabilitas gerak TZ ditopang sistem DIRECT4 AWD generasi terbaru yang dipadukan dengan struktur bodi ultra-rigid. Kombinasi ini ditujukan untuk menjaga kestabilan di berbagai kondisi jalan sambil tetap mempertahankan rasa berkendara yang halus.
Di dalam kabin, Lexus juga membenamkan Lexus Interface generasi terbaru dengan dukungan konektivitas 5G. Sistem ini hadir bersama asisten suara “Hey Lexus”, navigasi full-screen, dan fitur EV Routing sebagai perlengkapan standar.
Aspek keselamatan mendapat porsi besar melalui Lexus Safety System+ 4.0. Sistem bantuan pengemudi ini dikembangkan agar intervensinya terasa lebih natural dan manusiawi, sehingga pengemudi tetap merasa memegang kendali.
Lexus menyebut pendekatan itu sebagai “The Standard of Confidence”. Dengan kabin yang tenang, ruang yang lapang, penggerak listrik bertenaga, dan bantuan berkendara yang lebih halus, TZ diposisikan sebagai langkah baru Lexus dalam mendefinisikan ulang SUV listrik premium.
