Acer mulai mendorong pengalaman mobile ke arah yang lebih luas lewat dua kacamata pintar yang punya fungsi berbeda. Satu perangkat menargetkan layar virtual besar untuk hiburan, kerja, dan belajar, sementara yang lain fokus membantu aktivitas harian lewat AI tanpa banyak sentuhan tangan.
Langkah ini memperlihatkan bagaimana AR dan kecerdasan buatan menjadi pusat strategi baru Acer. Dengan pendekatan itu, pengguna tetap bisa bergerak ringan sambil tetap terhubung ke konten, komunikasi, dan pekerjaan.
Layar virtual besar untuk pengalaman yang lebih imersif
Acer AR Vision GR0 menjadi model yang paling menonjol karena menawarkan tampilan setara layar 172 inci dari jarak sekitar enam meter. Kacamata AR ini memakai dua layar micro OLED Full HD yang memenuhi bidang pandang pengguna.
Perangkat tersebut mengandalkan daya pemrosesan dari smartphone, laptop, atau perangkat lain yang terhubung. Karena itu, GR0 ditujukan untuk bermain gim, menikmati hiburan digital, sampai mendukung kerja dan pembelajaran berbasis AR.
Acer juga menempatkan privasi sebagai salah satu nilai utama pada perangkat ini. Pengguna bisa membuka dokumen atau konten pekerjaan di ruang publik tanpa menampilkan layar kepada orang lain.
Ringan dipakai dan cocok untuk banyak perangkat
AR Vision GR0 mendukung tampilan dua dimensi dan tiga dimensi. Kacamata ini terhubung ke perangkat utama lewat kabel dan kompatibel dengan Android, iOS, serta Windows.
Untuk audio, Acer menyematkan speaker stereo di dekat telinga pengguna. Posisi ini dibuat agar suara terdengar lebih alami dan nyaman saat dipakai dalam durasi panjang.
Bobot perangkat ini hanya 69 gram. Acer juga melengkapinya dengan accelerometer, magnetometer, proximity sensor, dan teknologi 3 Degrees of Freedom atau 3DoF.
Perangkat ini turut membawa pelindung cahaya yang bisa dilepas sesuai kebutuhan. Bagi pengguna dengan gangguan penglihatan, tersedia opsi lensa magnetik khusus untuk miopia.
Kacamata AI untuk aktivitas harian tanpa banyak tangan
Berbeda dari GR0, Acer GI0 AI Glasses diarahkan sebagai asisten cerdas untuk aktivitas sehari-hari. Perangkat ini menyasar pengguna dengan mobilitas tinggi, termasuk pelancong, pekerja profesional, dan pecinta teknologi.
GI0 terintegrasi dengan kecerdasan buatan berbasis Google Gemini. Dukungan itu membuka interaksi suara, analisis gambar secara real time, dan terjemahan bahasa secara instan.
Kacamata pintar ini juga membawa kamera 12 MP. Fitur tersebut memungkinkan pengguna mengambil foto atau merekam video tanpa perlu memegang perangkat tambahan.
Acer menambahkan perekam suara untuk membantu mencatat percakapan maupun hasil rapat. Ada pula AI captions, asisten suara berbasis AI, touchpad samping, indikator LED, dan terjemahan otomatis yang memperluas fungsi harian perangkat.
Dibuat ringan untuk ekosistem ponsel yang luas
GI0 bekerja bersama aplikasi pendamping Acer AspireSync untuk membantu sinkronisasi. Kacamata ini mendukung Android 12 ke atas dan iOS 15 ke atas.
Untuk konektivitas, Acer memakai Bluetooth 5.0 dan Wi-Fi 5. Kombinasi itu ditujukan agar koneksi tetap stabil saat perangkat terhubung ke smartphone atau tablet.
Bobot GI0 juga dibuat sangat ringan, hanya 46 gram. Dengan ukuran tersebut, perangkat ini tetap nyaman dipakai saat pengguna berpindah aktivitas.
Kehadiran AR Vision GR0 dan GI0 AI Glasses menunjukkan arah baru Acer dalam menggabungkan produktivitas, hiburan, dan komunikasi ke dalam perangkat yang lebih portabel. Dua kacamata ini memperluas pilihan penggunaan mobile tanpa mengorbankan mobilitas.
