Kadita jadi salah satu pilihan paling menentukan di MPL ID S17 ketika BTR menghadapi TLID pada leg pertama. Morenoo memakai Kadita petrify di game ketiga, dan pilihan itu tampak diarahkan untuk meredam Fanny milik TLID Kevinnn.
Hasilnya langsung terasa. Morenoo menutup laga dengan 6 kill dan 10 assist, lalu terpilih sebagai Player of The Game saat BTR melakukan reverse sweep 2-1 atas TLID.
Di tengah kuatnya hero meta, momen seperti ini menunjukkan bahwa draft masih menyimpan ruang untuk kejutan. Tim yang berani keluar dari pola aman justru bisa membalikkan jalannya pertandingan dan memaksa lawan menghadapi skenario yang tidak mereka duga.
Nana yang datang di detik terakhir
Salah satu kejutan terbesar lain muncul dari ONIC saat melawan RRQ Hoshi di Regular Season leg kedua. Nana baru dipilih di detik-detik terakhir draft game kedua, padahal hero ini sangat jarang dipakai di scene kompetitif.
Itu menjadi Nana pertama sekaligus satu-satunya yang dipick pada Regular Season MPL ID S17. Keputusan tersebut terbukti efektif karena ONIC menang 2-0 atas RRQ, dan Sanz juga menyandang gelar Player of The Match.
Pilihan assassin yang tetap menarik perhatian
RRQ SuperKenn juga sempat menarik sorotan ketika memilih Gusion saat menghadapi TLID di Regular Season leg pertama. Hero assassin itu termasuk sangat jarang dipilih di MPL ID S17, terutama ketika banyak tim masih mengandalkan jungler meta.
Meski RRQ kalah 0-2, performa SuperKenn tetap tercatat menonjol. Ia mengakhiri pertandingan dengan 4 kill dan 8 assist, sehingga kemunculan Gusion tetap menjadi salah satu momen yang ramai dibicarakan penonton.
Kagura sempat memberi warna untuk Alter Ego
Kejutan lain hadir lewat Alter Ego ketika menghadapi EVOS di leg pertama. Tim itu menurunkan Kagura untuk Hijumee di game pertama dan langsung memberi warna berbeda dalam draft.
Hasilnya memang belum maksimal karena Alter Ego kalah pada laga tersebut, dan Hijumee hanya mencatat 4 assist tanpa kill saat memakai Kagura. Namun, Alter Ego kemudian bangkit dan menutup seri dengan kemenangan 2-1 setelah tidak lagi menggunakan hero itu di game berikutnya.
Minsitthar ikut masuk daftar hero langka
Pada week ketujuh, NAVI juga menambah daftar kejutan saat berhadapan dengan BTR. Saat sudah unggul 1-0, NAVI menurunkan Minsitthar di game kedua, dan itu menjadi Minsitthar pertama yang dipick di MPL ID S17.
Hero tersebut dimainkan Kars di posisi EXP laner. Hasilnya belum langsung ideal karena BTR berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1, sebelum NAVI kembali bangkit di game ketiga dan menutup laga dengan kemenangan 2-1.
Rangkaian momen itu memperlihatkan bahwa MPL ID S17 bukan hanya milik hero-hero meta. Di saat banyak tim bermain aman, beberapa pilihan unik seperti Nana, Gusion, Kagura, Kadita, dan Minsitthar justru ikut mengubah arah draft sekaligus hasil pertandingan.
Source: www.idntimes.com






