Daya tahan menjadi salah satu alasan paling kuat mengapa HUAWEI Mate 80 Pro terlihat menonjol di kelas atas. Baterai 5750 mAh yang dibawanya mampu bertahan lama, lalu dipadukan dengan pengisian cepat yang membuat pengalaman pakai terasa praktis untuk penggunaan harian.
Dalam pengujian Jagat Review, perangkat ini mencatat 24 jam 4 menit untuk local video playback 1080p non-HDR. Saat dipakai scrolling TikTok selama 1 jam, baterainya hanya turun 6 persen, sedangkan pada game berat seperti Genshin Impact dengan konfigurasi highest, penurunannya 7 persen.
Kecepatan pengisian juga ikut menguatkan karakter tersebut. Dari kondisi kosong sampai penuh, baterainya tercatat selesai dalam 52 menit, dengan dukungan 100W wired, 80W wireless, 20W reverse wireless, dan 18W reverse wired.
Kamera jadi nilai jual utama
Selain baterai, sektor kamera menjadi bagian yang paling mudah menarik perhatian. HUAWEI Mate 80 Pro membawa kamera utama 50MP dengan bukaan variabel f/1.4-f/4.0 dan OIS, yang memberi fleksibilitas lebih besar saat memotret di kondisi cahaya berbeda.
Di bagian belakang, ponsel ini juga dilengkapi lensa periscope telephoto 48MP dengan pembesaran optikal 4 kali dan kamera ultrawide 40MP. Susunan ini membuatnya punya jangkauan pemotretan yang luas, mulai dari objek dekat sampai kebutuhan zoom yang lebih jauh.
Untuk kebutuhan video, perangkat ini mampu merekam hingga resolusi 4K. HUAWEI juga menambahkan fitur berbasis AI seperti AI Remove dan AI Best Expression untuk mendukung hasil foto yang lebih rapi.
Kamera depan dan sudut pengambilan gambar ikut diperhatikan
Pada bagian depan, tersedia kamera 13MP dengan bukaan f/2.0. Kamera depan ini mendukung autofocus, begitu juga kamera ultrawide, sehingga pemakaian sehari-hari bisa lebih praktis untuk berbagai skenario.
Dukungan hybrid zoom hingga 100 kali memperluas opsi pengambilan gambar di belakang. Kombinasi itu membuat Mate 80 Pro terasa tidak hanya mengejar hasil foto standar, tetapi juga memberi ruang lebih besar untuk pengguna yang sering berpindah dari foto jarak dekat ke zoom ekstrem.
Layar besar dengan fleksibilitas tampilan
Di sisi depan, HUAWEI memakai panel 6,75 inci LTPO OLED dengan 1 miliar warna, refresh rate 120Hz, dan HDR Vivid. Lapisan Huawei Kunlun Glass 2 juga disematkan untuk membantu menjaga ketahanan permukaan layar.
Teknologi LTPO memungkinkan refresh rate turun naik otomatis dari 1Hz ke 120Hz. HUAWEI juga menyediakan mode tampilan normal dan vivid agar pengguna bisa memilih karakter warna sesuai kebutuhan.
Desain premium dengan bodi yang tetap terasa besar
Secara tampilan, Mate 80 Pro membawa frame kamera membulat besar dan corak lingkaran besar di bodi belakang. Materialnya menggabungkan frame metal dan back door berbahan fiber glass, sehingga kesan premium tetap kuat meski bodinya tidak terasa ringan.
Ketebalannya sekitar 8 milimeter dengan bobot 219 gram. Di area layar, ada tiga lingkaran yang menjadi tempat kamera selfie dan sensor ToF 3D.
Chipset dan pilihan memori
Untuk dapur pacu, HUAWEI menyediakan dua opsi chipset. Varian RAM 16GB menggunakan Kirin 9030 Pro, sedangkan varian RAM 12GB memakai Kirin 9030.
NanoReview menyebut Kirin 9030 Pro dibuat dengan fabrikasi 7 nm, memakai GPU Maleoon 935, dan memiliki clock speed 2,7 GHz. Skor AnTuTu v11 chipset itu berada di kisaran 2,1 jutaan, sementara Kirin 9030 memiliki clock speed dan proses fabrikasi yang sama dengan konfigurasi 9 core dan 12 thread.
Kirin 9030 Pro sendiri hadir dengan 9 core dan 14 thread. Opsi memorinya tersedia dalam 12/256GB, 12/512GB, 16/512GB, dan 16GB/1TB.
Dengan kombinasi kamera yang lengkap, baterai besar, dan pengisian daya cepat, HUAWEI Mate 80 Pro tampil sebagai ponsel kelas atas yang mengutamakan pengalaman pakai yang panjang sekaligus serbaguna. Perangkat ini juga mempertegas fokus HUAWEI pada paket premium yang tidak hanya mengandalkan tampilan, tetapi juga kemampuan yang terasa nyata saat digunakan.
Source: www.idntimes.com






