Kapolres Parepare AKBP Indra Waspada Yuda menegaskan kabar yang menyebut suporter PSM Makassar menyerang pemain Persib Bandung usai laga di Stadion BJ Habibie tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Menurut dia, yang terlihat bukan aksi pengejaran, melainkan riak spontan yang muncul setelah pertandingan selesai.
Kericuhan memang sempat terjadi seusai laga pekan ke-33 Super League 2025/2026 yang berakhir dengan kemenangan Persib 2-1. Saat situasi memanas, sejumlah suporter PSM turun ke lapangan sambil menyalakan flare dan petasan, sementara para pemain Persib bergegas meninggalkan area pertandingan.
Indra meminta publik tidak langsung menyamakan momen itu dengan pengejaran terhadap pemain lawan. Ia menilai gerakan yang terekam kamera lebih tepat dibaca sebagai reaksi sesaat di ujung pertandingan, bukan serangan terarah dari suporter.
“itu bukan seperti yang kita perkirakan mengejar pemain, bukan,” kata Indra kepada wartawan. Ia menambahkan bahwa yang terjadi adalah respons spontan setelah laga berakhir, bukan kejadian yang disusun untuk mengincar pemain Persib.
Di tengah situasi tersebut, petugas stadion bergerak cepat untuk mengantisipasi potensi gangguan lanjutan. Penonton perempuan dan anak-anak di tribun VIP Utara sempat dievakuasi agar keadaan tetap terkendali.
Selain turun ke lapangan, sebagian suporter juga menyalakan flare sebagai bentuk ekspresi dukungan kepada klubnya. Kapolres menyebut tindakan itu muncul spontan dan berkaitan dengan tradisi penyampaian aspirasi pada akhir musim kompetisi.
Polisi memastikan hingga saat ini tidak ada laporan korban luka maupun korban jiwa. Setelah situasi mereda, stadion kembali dinyatakan steril dan area pertandingan sudah kosong.
“Alhamdulillah semuanya berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif,” ujar Indra. Ia juga menegaskan belum ada laporan korban akibat insiden di lapangan.
Di sisi lain, hasil pertandingan membuat Persib semakin kokoh di puncak klasemen dengan 78 poin dan berada di ambang juara Super League 2025/2026. PSM masih tertahan di posisi 14 dengan 34 poin, di tengah kekecewaan suporter atas performa tim yang belum konsisten sepanjang musim.
Source: www.beritasatu.com