Kastelruth di Italia Ternyata Lebih Jerman daripada Italia, Ini yang Membuatnya Unik

Author: Redaksi Android62

Kastelruth di Italia utara menawarkan kejutan budaya yang jarang ditemukan di negeri itu. Di desa ini, bahasa Jerman terdengar lebih akrab ketimbang bahasa Italia, dan sapaan seperti “guten tag” terasa lebih natural digunakan sehari-hari.

Keunikan itu tidak hanya muncul dari bahasa yang dipakai warga. Kastelruth juga menampilkan campuran sejarah, tradisi Tyrol, dan lanskap pegunungan yang membuatnya menonjol di antara destinasi lain di kawasan yang sama.

Pintu Masuk Menuju Dolomit

Bagi wisatawan yang ingin menjelajahi Dolomit, Kastelruth punya posisi yang strategis. Desa ini kerap disebut sebagai basis ideal untuk menuju pegunungan megah yang dikenal terjal, bersalju, dan kaya jalur aktivitas alam.

Dari Kastelruth, Alpe di Siusi atau Seiser Alm bisa dicapai dengan berkendara sekitar 20 menit. Kawasan ini dikenal sebagai padang rumput terbesar di Alpen dan berada di ketinggian 1680 meter di atas permukaan laut.

Saat cuaca hangat, area itu dipenuhi bunga liar. Dari kejauhan, pengunjung juga dapat melihat elang emas terbang rendah di atas lanskap berkabut.

Taman Alam Sciliar-Catinaccio pun dapat dijangkau dalam waktu kurang dari setengah jam berkendara dari desa ini. Kawasan tersebut menawarkan formasi batuan yang dramatis dan menjadi tujuan favorit para pendaki serta pencinta alam.

Wajah Desa yang Tidak Biasa

Berjalan di jalanan berbatu Kastelruth, pengunjung akan menemukan rumah-rumah putih kecil dengan latar pegunungan yang rapi dan tenang. Suasananya memberi kesan lokal yang berbeda dari gambaran umum tentang Italia.

Salah satu penanda paling mudah dikenali adalah menara lonceng besar yang terlihat dari hampir seluruh sudut desa. Loncengnya berbunyi setiap jam dari pukul 6 pagi hingga 10 malam, sehingga atmosfer khas desa tetap terasa bahkan saat berada di dalam ruangan.

Di beberapa sudut desa juga terdapat pahatan kayu berbentuk penyihir. Menurut Rick Steves, pahatan itu menjadi pengingat masa kelam ketika wilayah ini mengalami pengadilan penyihir dan orang-orang yang dituduh sebagai penyihir dibakar hidup-hidup.

Rasa Tyrol yang Mengisi Meja Makan

Pengaruh budaya Jerman dan tradisi Tyrol juga terlihat jelas dalam kulinernya. Pilihan makanan di Kastelruth tidak sepenuhnya mengikuti bayangan kuliner Italia pada umumnya, tetapi justru menawarkan ciri khas Alpen yang kuat.

Pengunjung dapat menemukan sosis atau wurst, sauerkraut, hingga speck. Speck adalah ham mentah bergaya prosciutto yang diasapi selama 5 bulan, lalu disajikan sebagai antipasto atau di dalam roti lapis.

Menu lain yang patut dicoba adalah knodel, pangsit besar yang bisa berisi speck, hati, bayam, atau keju. Hidangan ini sering disajikan dengan saus, atau dengan mentega dan keju, sehingga mempertegas nuansa kuliner Alpen di desa tersebut.

Hidangan Ciri Utama Cara Penyajian
Speck Ham mentah bergaya prosciutto, diasapi 5 bulan Antipasto atau roti lapis
Knodel Pangsit besar dengan isian speck, hati, bayam, atau keju Dengan saus, atau mentega dan keju
Wurst Sosis khas wilayah Tyrol Tidak dirinci
Sauerkraut Asinan kubis yang difermentasi Tidak dirinci

Perpaduan bahasa, sejarah, kuliner, dan akses mudah ke pegunungan membuat Kastelruth punya daya tarik yang tidak biasa. Desa kecil ini menunjukkan bahwa pesona Italia utara tidak selalu hadir dalam bentuk yang paling umum dibayangkan.

Berita Terbaru