Kasus DM dan Hipertensi Naik Tajam Pada Usia Muda, BPJS Kesehatan Dorong Skrining Sejak Dini

Lonjakan kasus Diabetes Melitus dan hipertensi pada usia muda menjadi perhatian serius BPJS Kesehatan. Data peserta JKN menunjukkan kedua penyakit kronis itu terus meningkat, sementara biaya pelayanannya ikut terkerek dalam beberapa tahun terakhir.

Situasi ini membuat ajakan hidup sehat tak lagi sekadar kampanye umum. BPJS Kesehatan menilai kebiasaan bergerak aktif, menjaga pola makan, memperhatikan kesehatan mental, dan melakukan skrining sejak dini perlu menjadi bagian dari rutinitas, terutama bagi kelompok produktif.

Kasus usia muda terus naik

BPJS Kesehatan mencatat tren kenaikan kasus DM dan hipertensi pada peserta JKN di bawah usia 45 tahun. Pada periode 2021–2025, jumlah peserta JKN yang terdiagnosis DM naik dari 240 ribu kasus menjadi lebih dari 401 ribu kasus, atau meningkat sekitar 67,4 persen.

Pada periode yang sama, kasus hipertensi juga bergerak naik dari 706 ribu kasus menjadi lebih dari 1 juta kasus. Kenaikannya tercatat sekitar 43,9 persen, sehingga beban penyakit kronis di kalangan usia produktif menjadi semakin nyata.

Kenaikan kasus itu juga berdampak pada pembiayaan layanan kesehatan. BPJS Kesehatan mencatat pembiayaan DM melonjak dari Rp 3,9 triliun pada 2021 menjadi Rp 8,7 triliun pada 2025.

Pembiayaan hipertensi ikut meningkat dari Rp 6,2 triliun menjadi Rp15,1 triliun pada periode yang sama. Secara kumulatif, sejak 2014 hingga 2025, BPJS Kesehatan telah mengeluarkan sekitar Rp 151,4 triliun untuk pembiayaan DM dan hipertensi.

Pesan sehat dibawa lewat lari

Peringatan soal penyakit kronis di usia muda itu disampaikan di tengah gelaran BPJS Kesehatan Fun Run 2026 di Lapangan Sepak Bola Universitas Pendidikan Ganesha, Buleleng. Kegiatan tersebut digelar bersama Universitas Pendidikan Ganesha dan Komunitas Lari Early Miles, dengan ribuan peserta yang memadati lokasi.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menekankan bahwa perubahan gaya hidup bisa dimulai dari langkah sederhana. Ia menyebut lari sebagai salah satu aktivitas yang mudah dilakukan untuk membantu menjaga kebugaran tubuh dan menekan risiko penyakit kronis.

Prihati juga menegaskan bahwa olahraga memberi manfaat langsung bagi tubuh. Aktivitas fisik membantu menjaga kesehatan jantung, mengontrol gula darah, dan menurunkan risiko penyakit kronis yang kini makin sering muncul pada usia produktif.

Skrining dan akses layanan dibuat lebih dekat

Selain mendorong masyarakat lebih aktif bergerak, BPJS Kesehatan juga mengajak peserta memanfaatkan layanan skrining kesehatan. Pemeriksaan itu dapat dilakukan di fasilitas kesehatan maupun melalui Aplikasi Mobile JKN.

Melalui layanan digital tersebut, peserta bisa mengakses sejumlah fitur kesehatan. Fitur yang tersedia mencakup antrean online, informasi peserta, serta skrining riwayat kesehatan untuk membantu deteksi dini risiko penyakit.

Langkah skrining dianggap penting karena DM dan hipertensi kerap berkembang tanpa gejala yang jelas pada tahap awal. Dengan pemeriksaan rutin, masyarakat bisa lebih cepat mengetahui kondisi tubuh dan mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan.

Dukungan dari berbagai pihak

Kegiatan Fun Run tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah Buleleng Gede Suyasa, jajaran Forkopimda, stakeholder, mitra BPJS Kesehatan, mahasiswa, komunitas lari, tenaga kesehatan, dan masyarakat umum. Kehadiran banyak unsur ini memperlihatkan dukungan luas terhadap ajakan hidup sehat.

Gede Suyasa mengapresiasi kegiatan itu karena tidak hanya mendorong olahraga, tetapi juga memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Sementara itu, Wakil Rektor 3 Universitas Pendidikan Ganesha, I Ketut Sudiana, menilai keterlibatan generasi muda penting untuk membangun kesadaran kesehatan sejak usia produktif.

Di tengah meningkatnya DM dan hipertensi pada usia muda, kegiatan seperti Fun Run dipandang menjadi ruang edukasi yang efektif. Olahraga, partisipasi publik, dan pesan pencegahan penyakit bertemu dalam satu kegiatan yang dekat dengan masyarakat.

Source: www.beritasatu.com

Berita Terkait