Polisi Pune menahan Siya Goyal, 20, dan teman dekatnya, Chetan Chaudhary, 22, setelah kematian Ketan Agarwal, 26, di Lohagad Fort berubah dari dugaan kecelakaan menjadi kasus pembunuhan. Kematian yang semula tampak sebagai insiden jatuh itu kini memicu penyelidikan besar dan perhatian publik yang luas.
Menurut kepolisian, penyidik menduga Ketan didorong dari ketinggian agar kematiannya terlihat seperti kecelakaan. Tuduhan itu membuat kasus ini meluas dari tragedi pribadi menjadi sorotan nasional yang menyeret dua keluarga ke dalam pusaran duka dan kecurigaan.
Penyelidikan yang memusat pada CCTV dan rekonstruksi
Pejabat senior kepolisian Pune, Sandeep Gill, mengatakan kecurigaan muncul setelah polisi berbicara dengan teman dan kerabat Ketan. Dari sana, penyidik menilai Ketan adalah pendaki berpengalaman sehingga kecil kemungkinan jatuh begitu saja di lokasi wisata yang populer di kalangan pendaki dan turis itu.
Polisi juga menyebut keluarga Ketan ikut menyampaikan keraguan dan membuat laporan. Dinesh Tayade, pejabat senior kepolisian, mengatakan titik penting penyelidikan muncul setelah polisi menemukan sosok pria berhoodie dalam rekaman CCTV di fort, yang diduga adalah Chetan.
Tayade menambahkan bahwa suhu pada 18 Juni mencapai 33C pada pagi hari, sehingga pakaian berhoodie dan penutup kepala dinilai janggal. Berdasarkan temuan itu, polisi melakukan rekonstruksi adegan dan analisis gaya berjalan untuk memastikan apakah pria di CCTV tersebut memang Chetan.
Stasiun televisi juga menayangkan cuplikan seorang pria berhoodie yang dibawa polisi ke dalam fort. Menurut Tayade, pengamatan itu membantu memperkuat dugaan penyidik terhadap keterlibatan Chetan.
Hubungan yang semula menuju pernikahan
Keluarga menyebut Ketan dan Siya bertunangan pada Februari dan berencana menikah pada akhir tahun. Lokasi pernikahan juga sudah dipesan, sementara berbagai persiapan disebut telah berjalan.
Ayah Ketan, Vishal Agarwal, mengatakan keluarga seharusnya bisa membatalkan rencana itu sejak awal apabila Siya memang tidak ingin menikah. Ibunya, Pakhi Agarwal, menyebut Siya kerap datang ke rumah mereka, ikut makan malam, dan berbelanja bersama keluarga.
Vishal kini menuntut hukuman berat bagi pihak yang dianggap bertanggung jawab, termasuk hukuman mati. Keluarga kemudian bertemu Ketua Menteri Maharashtra, Devendra Fadnavis, untuk mencari keadilan bagi Ketan.
Bantahan dari kuasa hukum Siya dan Chetan
Siya dan Chetan saat ini berada dalam tahanan polisi dan dijadwalkan kembali ke pengadilan pada Jumat. Namun, kuasa hukum keduanya membantah keras tuduhan yang dilayangkan.
Pengacara Siya, Vipul Dushing, mengatakan kliennya menegaskan diri tidak bersalah dan bekerja sama dengan penyidik. Ia juga menilai penangkapan Siya dilakukan tanpa dasar hukum yang memadai dan hanya bertumpu pada dugaan.
Pengacara Chetan, Ram Shahane, mengatakan tidak ada tuduhan langsung terhadap kliennya. Ia juga menyebut polisi belum menunjukkan bukti konkret bahwa Chetan berada atau berkeliaran di wilayah Lohagad.
Dushing turut meragukan metode analisis gaya berjalan yang digunakan polisi. Menurutnya, metode itu hanya bisa menunjukkan kemiripan, bukan bukti pasti bahwa orang dalam rekaman dan Chetan adalah orang yang sama.
Dua keluarga sama-sama terpukul
Di tengah penyelidikan, keluarga Ketan dan keluarga Siya sama-sama menghadapi tekanan emosional yang berat. Orang tua Ketan menyatakan sangat terpukul dan marah, sementara keluarga Siya mengaku tidak menyangka tragedi ini akan berkembang sejauh itu.
Ayah Siya, Praveen Goyal, sempat pingsan dan dibawa ke rumah sakit beberapa jam setelah penangkapan putrinya. Ia kemudian mengatakan bahwa keluarganya belum bisa memahami bagaimana kejadian itu bisa terjadi.
Praveen juga menyebut keluarga Agarwal telah kehilangan putra mereka dan sama-sama menyayangi Ketan. Sementara itu, ibu Siya, Pooja Agarwal, mengatakan tragedi ini telah menghancurkan dua keluarga sekaligus.
Pooja menolak anggapan bahwa putrinya dipaksa menikah dengan Ketan. Ia mengatakan Siya sudah berkali-kali ditanya apakah mencintai dan ingin menikah dengan Ketan, dan jawabannya selalu positif.







