Masuknya 18 bank Indonesia ke daftar World Best Banks 2026 versi Forbes menjadi penanda bahwa kepercayaan nasabah terhadap layanan perbankan nasional masih terjaga. Pengakuan itu lahir dari penilaian langsung para pengguna layanan, sehingga posisinya menjadi penting di tengah persaingan industri keuangan yang semakin ketat.
Forbes menyusun daftar tersebut bersama Statista melalui survei terhadap lebih dari 54.000 nasabah bank. Survei digelar pada periode Oktober–November 2025 dan meminta responden menilai bank tempat mereka menyimpan dana dalam bentuk giro atau tabungan selama tiga tahun terakhir.
Penilaian yang datang dari nasabah
Daftar World Best Banks 2026 tidak hanya melihat popularitas atau ukuran bank. Penilaian mencakup tingkat kepercayaan, pelayanan digital, hospitality kepada nasabah, syarat dan biaya layanan, serta kualitas nasihat keuangan.
Dari seluruh aspek itu, kepercayaan nasabah menjadi salah satu faktor utama yang ikut menentukan posisi bank. Forbes juga menegaskan bahwa bank yang terpilih adalah bank dengan skor akhir tertinggi di negara masing-masing.
Wajah perbankan Indonesia yang beragam
Kehadiran bank Indonesia dalam daftar tahun ini tidak hanya diisi oleh bank besar nasional. Forbes juga memasukkan bank daerah, bank syariah, dan bank digital dalam daftar yang sama.
PT Bank Central Asia Tbk kembali masuk daftar setelah sebelumnya juga tercantum dalam World Best Banks 2025. Selain itu, nama-nama besar seperti PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk juga hadir.
Di sisi lain, daftar ini turut memuat PT Seabank Indonesia, PT Bank Raya Indonesia Tbk, dan PT Bank KEB Hana Indonesia (Line Bank). Komposisi tersebut menunjukkan bahwa penilaian nasabah kini menjangkau lebih banyak jenis bank, tidak terbatas pada bank konvensional beraset besar.
18 bank Indonesia yang tercantum
Berikut 18 bank asal Indonesia yang masuk dalam World Best Banks 2026 versi Forbes: PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Seabank Indonesia, PT Bank Maybank Indonesia Tbk, PT Bank Permata Tbk, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Daftar itu juga mencakup PT Bank BCA Syariah, Standard Chartered Bank Indonesia, PT Bank CIMB Niaga Tbk, PT Bank HSBC Indonesia, PT Bank Aceh Syariah, PT Bank Raya Indonesia Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara, PT Bank KEB Hana Indonesia (Line Bank), PT Bank Nagari, PT Bank Muamalat Indonesia, dan PT Bank UOB Indonesia.
Sinyal bagi industri perbankan nasional
Capaian ini memberi gambaran bahwa industri perbankan Indonesia tetap kompetitif di mata nasabah. Pengakuan tersebut juga memperlihatkan bahwa kekuatan sektor ini tidak hanya bertumpu pada beberapa nama besar, tetapi juga pada institusi lain yang dinilai baik oleh pengguna layanan.
Layanan digital, perbankan syariah, dan bank pembangunan daerah sama-sama mendapat ruang dalam pengakuan global berbasis persepsi nasabah ini. Dengan begitu, daftar Forbes tahun ini ikut menegaskan bahwa kepercayaan publik terhadap bank di Indonesia tersebar di berbagai segmen layanan.
Source: finansial.bisnis.com