Kerala Liburkan Sekolah Usai Tengah Malam, Siswa Diberi Waktu Nobar Final Messi

Author: Redaksi Android62

Pemerintah Kerala memutuskan meliburkan seluruh sekolah di bawah Departemen Pendidikan Umum pada Senin (20/7). Kebijakan itu memberi kesempatan kepada siswa untuk menyaksikan final Piala Dunia 2026 tanpa harus langsung mengikuti pelajaran setelah begadang.

Final Argentina melawan Spanyol berlangsung pada Minggu (19/7) waktu Amerika Serikat. Bagi warga Kerala, pertandingan tersebut baru dimulai pukul 00.30 waktu India pada Senin dini hari.

Jadwal tengah malam menjadi pertimbangan utama bagi pemerintah setempat. Banyak pelajar diperkirakan sulit hadir dan mengikuti kegiatan belajar secara optimal setelah menonton laga hingga larut.

Antusiasme besar terhadap pertandingan ini membuat permintaan libur datang dari berbagai wilayah di Kerala. Pemerintah kemudian memilih memberi waktu pemulihan bagi siswa pada pagi setelah laga final.

Final yang Dinanti Pelajar Kerala

Tim Status di Final Catatan
Argentina Juara bertahan Diperkuat Lionel Messi
Spanyol Penantang gelar Belum terkalahkan sepanjang turnamen

Partai puncak mempertemukan Argentina sebagai juara bertahan dengan Spanyol yang memburu gelar dunia keduanya. Argentina mengandalkan Lionel Messi, sedangkan Spanyol tiba di final tanpa kekalahan sepanjang turnamen.

Kerala dikenal memiliki budaya sepak bola yang kuat. Karena itu, laga dua tim besar tersebut memicu perhatian luas, termasuk dari kalangan pelajar.

Dukungan Politik untuk Libur Khusus

Desakan untuk meliburkan sekolah sebelumnya disampaikan politikus Partai Komunis India (Marxis) atau CPI(M), V. Sivankutty. Mantan Menteri Pendidikan itu menilai siswa akan kesulitan mengikuti pelajaran setelah menyaksikan pertandingan pada tengah malam.

V. Sivankutty juga mengusulkan hari belajar yang hilang diganti pada salah satu hari Sabtu. Usulan itu dimaksudkan agar kebutuhan pendidikan tetap terpenuhi setelah libur khusus tersebut.

Dukungan juga datang dari para pemimpin United Democratic Front atau UDF, koalisi oposisi di Kerala. Keterlibatan kelompok politik yang berbeda memperlihatkan luasnya perhatian terhadap final sepak bola itu.

Pesan Pemerintah untuk Penggemar Muda

Menteri Pendidikan Umum Kerala, N. Samsudheen, mengonfirmasi keputusan libur melalui media sosial. Ia menyapa para siswa dengan kalimat, “Sekarang sudah senang, anak-anak?”

Menurut CNN Indonesia yang mengutip News18, keputusan itu diambil karena pertandingan berlangsung ketika sebagian besar siswa seharusnya beristirahat. Pemerintah tidak ingin pelajar dipaksa masuk sekolah setelah menyaksikan laga yang sangat dinantikan.

Kepala Menteri Kerala, V.D. Satheesan, juga menyebut wilayahnya sedang mengalami “demam sepak bola tingkat maksimal” melalui unggahan di X. Ia menyampaikan bahwa lembaga pendidikan diliburkan agar penggemar muda dapat menikmati pertandingan tanpa memikirkan sekolah atau kuliah pada keesokan hari.

Dalam pesannya, V.D. Satheesan menulis, “Begadanglah, bersoraklah sepuasnya, dan nikmati pertandingan.” Libur pada Senin menjadi ruang bagi ribuan siswa Kerala untuk mengikuti final yang berlangsung pada jam tidur mereka.

Source: www.cnnindonesia.com
Berita Terbaru