Belfast Dilanda Kekerasan, Rumah dan Bus Warga Asing Dibakar Massa

Kerusuhan anti-imigran di Belfast, Irlandia Utara, memicu pembakaran rumah, bus, bisnis, dan kendaraan milik warga asing. Aparat keamanan kini berupaya menjaga situasi tetap terkendali di sejumlah titik kota setelah aksi protes berubah menjadi kekerasan luas.

Kericuhan itu berawal dari penusukan yang menyebabkan seorang pria mengalami luka serius. Dari kawasan Newtownards Road, massa kemudian membakar sebuah bus dan api merembet ke lokasi lain, memperluas dampak kerusuhan ke permukiman warga.

Rumah keluarga dan fasilitas umum ikut terdampak

Kerusakan paling nyata terlihat pada rumah keluarga yang hangus terbakar serta kendaraan yang rusak berat. Sejumlah fasilitas umum juga terdampak, sehingga aktivitas warga di sekitar lokasi terganggu.

Dalam situasi itu, warga yang terkena dampak, termasuk anak-anak, dilaporkan mengalami trauma. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kekerasan di Belfast tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga meninggalkan tekanan psikologis bagi masyarakat setempat.

Keir Starmer mengecam serangan terhadap warga sipil

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengecam keras kekerasan tersebut dan menyebutnya tidak dapat diterima. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada pembenaran untuk menyerang orang lain maupun properti warga sipil.

Starmer menyoroti adanya indikasi bahwa sebagian serangan menargetkan individu berdasarkan latar belakang mereka. Ia menambahkan bahwa para pelaku akan menghadapi konsekuensi hukum penuh dan meminta masyarakat tetap tenang.

Polisi sebut keadaan mulai terkendali

Polisi mengatakan situasi saat ini mulai terkendali, meski ketegangan masih terasa di beberapa wilayah. Aparat keamanan tetap disiagakan untuk mencegah kerusuhan susulan dan menjaga stabilitas di lapangan.

Pihak berwenang juga memastikan tersangka penusukan, seorang pria berusia 30-an asal Sudan, masih dalam tahanan dan akan menjalani proses hukum. Peristiwa ini memperkeruh situasi sosial di Inggris, terutama di tengah meningkatnya sensitivitas terhadap isu imigrasi.

Seruan meredakan ketegangan

Sejumlah tokoh masyarakat dan pemuka agama ikut menyerukan penghentian kekerasan serta perlindungan bagi komunitas minoritas. Mereka menilai insiden di Belfast bukan hanya persoalan keamanan, tetapi juga ujian bagi kohesi sosial di wilayah tersebut.

Di tengah puing kebakaran dan ketegangan yang belum sepenuhnya reda, otoritas setempat masih memusatkan perhatian pada pengamanan area terdampak. Upaya pemulihan rasa aman warga kini menjadi pekerjaan utama Belfast setelah kerusuhan meledak begitu cepat.

Source: www.suara.com

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer