Ketakutan Akan ICE Membesar Jelang Piala Dunia Di SoFi Stadium, Pekerja Siap Mogok

Author: Redaksi Android62

Serikat pekerja di SoFi Stadium menaikkan tekanan menjelang Piala Dunia dengan ancaman mogok jika petugas penegakan imigrasi federal atau ICE dikerahkan di venue itu saat pertandingan berlangsung. UNITE HERE Local 11 meminta jaminan federal agar ICE tidak digunakan selama delapan laga Piala Dunia yang dijadwalkan digelar di stadion tersebut.

Kekhawatiran utama para pekerja bukan hanya soal operasional pertandingan, tetapi juga suasana yang akan tercipta di dalam stadion. Mereka menilai kehadiran ICE akan memunculkan rasa takut di kalangan pekerja dan penonton, padahal ajang itu semestinya berjalan tanpa ancaman penahanan atau pengawasan imigrasi.

Isaac Martinez, juru masak stadion, menyebut ICE tidak seharusnya memiliki peran dalam pertandingan itu. Ia menegaskan para pekerja tidak ingin datang ke kantor dengan rasa takut atau pulang dengan ancaman penahanan.

Sekitar 2.000 pekerja perhotelan berada di bawah serikat tersebut, dan banyak di antara mereka bekerja di layanan makanan dan minuman. Martinez mengatakan kelompok itu siap menghentikan pekerjaan jika tidak ada kesepakatan yang memberi kepastian bahwa ICE tidak akan hadir di stadion.

Selain soal kemungkinan pengerahan ICE, para pekerja juga menyoroti proses akreditasi FIFA. Mereka diminta menyerahkan data pribadi sebelum turnamen yang berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Yolanda Fierro mendesak FIFA agar tidak membagikan informasi pekerja kepada ICE, negara asing, atau layanan intelijen. Kekhawatiran terhadap perlindungan data itu kini ikut masuk dalam tuntutan yang dibawa para pekerja menjelang turnamen.

Aksi di luar stadion juga mendapat sorotan publik dan dukungan politik. Tom Steyer, salah satu kandidat terdepan dalam pemilihan gubernur California, ikut mendukung para demonstran yang membawa bola plastik dan poster bertuliskan “Kick ICE Out of the World Cup”.

Steyer mengatakan mandat ICE adalah pengawasan perbatasan dan mempertanyakan kaitannya dengan Piala Dunia. Ia juga menyebut lembaga itu sebagai ancaman bagi pekerja di California.

Latar ketegangan ini tidak lepas dari posisi ICE sebagai ujung tombak kebijakan pengetatan imigrasi Presiden Donald Trump. Kelompok hak asasi manusia telah mengecam tindakan lembaga itu dalam sejumlah penggerebekan di berbagai kota di Amerika Serikat, termasuk Los Angeles tahun lalu.

Sorotan terhadap ICE juga meningkat setelah pada awal 2026 agen ICE menembak mati dua pengunjuk rasa asal Amerika di Minneapolis. Rangkaian peristiwa tersebut membuat kekhawatiran para pekerja SoFi Stadium semakin kuat bahwa kehadiran ICE di ajang besar seperti Piala Dunia hanya akan memperkeruh suasana di stadion.

Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru