Kota Lama Semarang mencatat lonjakan kunjungan wisatawan hingga 50 persen selama libur sekolah 2026. Kawasan cagar budaya ini juga menjadi penyumbang kunjungan wisatawan terbanyak di Jawa Tengah berdasarkan data sementara Disbudparekraf Provinsi Jawa Tengah.
Rata-rata kunjungan harian di kawasan tersebut mencapai 21.700 wisatawan. Angka itu naik sekitar 40 sampai 50 persen dibanding kondisi normal selama periode liburan.
Data sementara yang dihimpun Disbudparekraf Jawa Tengah menunjukkan wisatawan nusantara ke Kota Lama Semarang mencapai 275.941 kunjungan selama masa libur sekolah. Jumlah itu menempatkan Kota Lama sebagai destinasi dengan kunjungan tertinggi di Jawa Tengah, mengungguli Candi Prambanan di Kabupaten Klaten.
Rincian Kunjungan Sementara di Kota Lama Semarang
| Jenis Kunjungan | Jumlah | Keterangan |
|---|---|---|
| Rata-rata kunjungan harian | 21.700 | Naik 40 sampai 50 persen saat libur sekolah |
| Wisatawan nusantara | 275.941 | Menjadi yang tertinggi di Jawa Tengah |
| Wisatawan mancanegara | sekitar 2.400-an | Masih relatif kecil |
Hanung Triyono menyebut jumlah wisatawan nusantara yang terpantau harian di Kota Lama sudah mencapai 235.900 atau hampir 236 ribu selama masa liburan. Sementara itu, wisatawan mancanegara tercatat masih relatif kecil, yakni sekitar 2.400-an.
Tingginya arus pengunjung membuat kawasan bersejarah ini tetap menjadi salah satu destinasi paling diminati di Jawa Tengah. Lonjakan wisatawan juga ikut mendorong aktivitas ekonomi pelaku usaha dan UMKM di sekitar lokasi.
Disbudparekraf Jawa Tengah menegaskan pendataan kunjungan wisata masih terus berjalan. Hanung menyebut angka tersebut belum menjadi rekapitulasi final karena masa libur sekolah belum sepenuhnya berakhir.
Rekapitulasi kunjungan wisata dari seluruh kabupaten dan kota dijadwalkan rampung setelah libur sekolah selesai. Data akhir akan diposisikan pada pertengahan bulan Juli, sekitar tanggal 13 sampai 15, saat seluruh angka kunjungan sudah lebih lengkap.
