Kraken Buka Akses Perps Teregulasi di AS, Wall Street Mencermati Pergeseran Besar

Author: Redaksi Android62

Kraken resmi membuka akses perpetual futures kripto yang teregulasi bagi pelanggan di Amerika Serikat. Langkah ini menempatkan salah satu produk derivatif paling aktif di pasar kripto ke dalam ekosistem domestik yang selama ini masih jauh tertinggal dari bursa luar negeri.

Produk tersebut tersedia melalui Kraken Pro dan terhubung dengan daftar di Bitnomial, bursa yang diawasi CFTC dan diakuisisi induk perusahaan Payward pada Mei 2026. Trader dapat mengaksesnya dari satu antarmuka bersama spot trading, margin trading, dan CME-listed crypto futures.

Produk yang Mengubah Arah Permintaan

Perpetual futures, atau perps, memungkinkan trader mengambil posisi long atau short pada aset seperti Bitcoin dan Ethereum tanpa harus memilikinya. Kontrak ini tidak memiliki tanggal kedaluwarsa, sehingga posisi dapat tetap terbuka selama syarat margin masih terpenuhi.

Funding rate dipakai untuk menjaga harga kontrak tetap sejalan dengan pasar spot. Menurut Kraken, perps telah menjadi bentuk dominan perdagangan derivatif kripto secara global, dengan volume tahunan yang menembus $60 triliun pada 2025.

Selama bertahun-tahun, sebagian besar aktivitas perps mengalir ke bursa offshore, termasuk platform yang tumbuh cepat seperti Hyperliquid dan menarik trader profesional yang mengejar likuiditas dalam. Di sisi lain, pengguna di AS lama hanya memiliki akses terbatas ke perps asli di venue yang teregulasi.

Kalshi mulai menambahkan perps pada Juni 2026 dan mencatat lebih dari $1 miliar volume dalam satu pekan. Angka itu menegaskan bahwa minat pasar besar ketika produk ini mulai masuk ke jalur yang lebih patuh regulasi di AS.

Sinyal Regulasi Kian Terbuka

Peluncuran Kraken datang setelah Commodity Futures Trading Commission, atau CFTC, memberi sinyal bahwa platform teregulasi dapat mencatatkan produk tersebut. Pada Mei 2026, lembaga itu menyetujui kontrak perpetual Bitcoin milik Kalshi dan membuka jalan bagi Coinbase untuk menghubungkan pelanggan AS ke pasar perpetual dan opsi global.

Kraken membangun langkah ini lewat serangkaian akuisisi di lini derivatif. Perusahaan membeli NinjaTrader pada Mei 2025 untuk mendukung unit derivatif AS, lalu mengakuisisi Bitnomial setahun kemudian demi infrastruktur futures yang teregulasi.

Kraken juga baru menambahkan CME-listed crypto futures dan margin trading untuk pelanggan Amerika. Dengan rangkaian tersebut, perusahaan menempatkan spot, margin, futures, dan perps dalam satu ekosistem perdagangan untuk pasar AS.

Aset yang Tersedia pada Tahap Awal

Pada peluncuran awal, kontrak yang tersedia mencakup token utama seperti BTC, ETH, Solana, XRP, Chainlink, Dogecoin, Litecoin, dan Avalanche. Kraken menyebut jumlah kontrak dan opsi agunan akan diperluas dari waktu ke waktu.

John Palmer, kepala derivatif Kraken, mengatakan adopsi kemungkinan akan mengikuti pola spot Bitcoin ETF, dengan trader profesional masuk lebih dulu. Ia menambahkan bahwa investment adviser dan asset manager mungkin menyusul setelah menyelesaikan tinjauan internal, menurut CoinDesk.

Pada saat pengumuman, BTC diperdagangkan di sekitar $66.858. Kraken menempatkan peluncuran ini sebagai bagian dari perubahan besar pada pasar derivatif kripto, ketika permintaan untuk produk perps mulai bergeser dari platform offshore ke venue yang lebih teregulasi.

Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru