Telegram kembali membuka akses penuh di Wear OS, sehingga pengguna smartwatch Android tidak lagi terbatas pada notifikasi singkat. Aplikasi resmi yang baru ini memungkinkan percakapan dibaca lebih utuh, termasuk isi chat panjang yang bisa digulir langsung dari pergelangan tangan.
Kehadiran kembali aplikasi tersebut menjadi perubahan penting bagi pengguna perangkat seperti Galaxy Watch, Pixel Watch, dan smartwatch Wear OS lainnya. Selama beberapa tahun terakhir, akses Telegram di jam tangan Android lebih sering bergantung pada notifikasi atau solusi pihak ketiga.
Pesan suara ikut masuk ke pengalaman utama
Salah satu pembaruan yang paling menonjol adalah dukungan pesan suara. Pengguna bisa mendengarkan voice note yang diterima, lalu merekam dan mengirim pesan suara baru tanpa harus membuka ponsel.
Dukungan ini membuat Telegram di Wear OS terasa lebih mendekati aplikasi ponsel dibanding sekadar panel pemberitahuan. Pengguna juga dapat melihat foto, video, video message, dan pratinjau lokasi yang dibagikan dalam percakapan.
Pengelolaan chat dibuat lebih lengkap
Selain membaca dan membalas pesan, pengguna juga mendapat beberapa opsi pengelolaan percakapan langsung dari smartwatch. Telegram menyediakan kemampuan untuk menyematkan chat penting, membisukan percakapan tertentu, dan menghapus chat dari perangkat wearable.
Fitur-fitur tersebut memperluas fungsi Telegram di Wear OS agar tidak hanya dipakai untuk memantau pesan masuk. Akses ke riwayat percakapan juga disebut dibuat lebih lengkap dibandingkan versi sebelumnya.
Sempat hilang, kini kembali lewat pembaruan pertengahan Juni 2026
Telegram mengumumkan kehadiran aplikasi Wear OS baru ini sebagai bagian dari pembaruan yang dirilis pada pertengahan Juni 2026. Dalam paket pembaruan yang sama, Telegram juga meluncurkan aplikasi khusus untuk Apple Watch.
Kembalinya Telegram ke Wear OS menjadi sorotan karena aplikasi sebelumnya dihapus dari Play Store pada 2021. Setelah itu, pengguna smartwatch Android harus mengandalkan metode tidak resmi jika ingin mengakses Telegram dari jam tangan mereka.
Pembaruan yang dibawa Telegram tidak berhenti pada dukungan wearable. Aplikasi ini juga menambah rich text yang lebih canggih untuk bot, fitur AI Guardians untuk moderasi grup, dukungan tautan pada opsi polling, serta kemampuan membuka file Markdown (.md) langsung dari browser Telegram.
Dengan rangkaian pembaruan tersebut, Telegram memperluas fungsi layanan pesan di berbagai perangkat sekaligus. Di Wear OS, hasilnya adalah pengalaman yang lebih lengkap untuk membaca chat, mendengar dan mengirim pesan suara, melihat media, serta mengelola percakapan langsung dari smartwatch.
