Kuil 2.500 Tahun Tersembunyi di Ponso Terungkap Saat Proyek Jalan Dibersihkan

Author: Redaksi Android62

Proyek jalan raya di Ponso, Italia, berujung pada temuan arkeologi yang tak terduga setelah pekerja yang membersihkan area sisa bom Perang Dunia II menemukan kompleks tempat suci kuno. Situs itu diperkirakan sudah berdiri sejak abad ke-5 sebelum Masehi, atau sekitar 2.500 tahun lalu.

Lokasi penemuan berada di Ponso, sekitar 72 kilometer di barat daya Venesia, pada area yang disiapkan Veneto Strade S.p.A. untuk pembangunan jalan baru penghubung Borgo Veneto dan Carceri. Karena kawasan itu masih menyimpan ranjau dan bom sisa perang, penyisiran dilakukan lebih dulu sebelum alat berat masuk.

Struktur Kuil dan Jejak Bangunan Ritual

Dari titik awal pembersihan itu, artefak pertama muncul dan segera memicu penggalian lebih luas oleh Italian Superintendency of Archaeology, Fine Arts and Landscape. Penggalian awal kemudian mengungkap fondasi besar berbentuk persegi panjang yang diidentifikasi sebagai kuil, termasuk bangunan peripteral yang dikelilingi deretan kolom di keempat sisinya.

Temuan itu menunjukkan bahwa kawasan tersebut merupakan bagian dari ruang keagamaan milik bangsa Veneti, masyarakat yang mendiami wilayah timur laut Italia sebelum dikuasai Romawi. Dengan demikian, area itu tampak memiliki fungsi ritual penting jauh sebelum era Romawi dimulai.

Temuan Utama Keterangan
Lokasi Ponso, sekitar 72 kilometer di barat daya Venesia
Periode Awal Abad ke-5 sebelum Masehi, sekitar 2.500 tahun lalu
Bangunan Kuil dengan ciri peripteral dan fondasi monumental
Temuan Lain Pecahan kolom batu, balok bangunan, dan prasasti

Selain fondasi kuil, para peneliti menemukan pecahan kolom batu, balok bangunan, dan sejumlah prasasti. Sebagian prasasti ditulis dalam bahasa Latin, sementara banyak lainnya memakai aksara Venetik, bahasa kuno yang digunakan masyarakat Veneti sebelum masa Romawi.

Beberapa batu berukir juga memiliki sifat votif, yakni dipersembahkan sebagai bagian dari ritual keagamaan. Italian Superintendency of Archaeology, Fine Arts and Landscape menjelaskan bahwa sebagian batu berinskripsi tampaknya digunakan ulang sebagai bagian dari lantai berpaving, sedangkan sebagian lainnya masih berada di posisi aslinya.

Jejak yang Tetap Dipakai pada Masa Romawi

Yang menarik, kompleks itu tampaknya tidak ditinggalkan ketika wilayah tersebut memasuki era Romawi. Penelitian sementara menunjukkan lantai batu di kompleks itu kemungkinan dibangun sekitar abad pertama Masehi, menandakan area tersebut tetap dimanfaatkan meski tradisi budayanya berubah.

Otoritas arkeologi Italia menyebut situs itu masih tampak memiliki fungsi penting pada masa Romawi, walaupun diwujudkan melalui bentuk dan kerangka budaya yang berbeda dibanding fase sebelumnya. Para peneliti juga menduga salah satu cabang Sungai Adige pernah meluap dan membanjiri kawasan itu pada masa lampau.

Meski demikian, bukti awal memperlihatkan kompleks tersebut tidak ditinggalkan setelah banjir. Situs itu justru terus digunakan selama beberapa abad, sehingga menambah nilai sejarah dari temuan di Ponso.

Penggalian di lokasi ini masih berlanjut untuk mengetahui ukuran sebenarnya dari kompleks keagamaan itu dan memahami perannya dalam kehidupan masyarakat Veneti sebelum wilayah tersebut berada di bawah kekuasaan Romawi, sebagaimana dilaporkan inet.detik.com. Temuan ini juga menambah daftar penemuan penting di Italia, setelah nekropolis Zaman Besi berusia hampir 3.000 tahun di Trento dan sisa-sisa kota Romawi kuno di dekat Via Appia.

Berita Terbaru