Kung Fu Soccer Guncang Bioskop China, Stephen Chow Raup Rp1,2 Triliun dalam 2 Hari

Author: Redaksi Android62

Kung Fu Soccer langsung mencatat pembukaan yang sangat besar di China dengan pendapatan lebih dari 455 juta yuan, atau sekitar Rp1,21 triliun, hanya dalam dua hari pertama penayangan. Capaian itu menempatkan film garapan Stephen Chow ini sebagai salah satu debut terbesar pada musim panas 2026.

Performa tersebut juga membantu mengangkat kembali pasar bioskop China yang sempat lesu. Menurut laporan Global Times, kehadiran film ini memberi dorongan kuat pada peredaran tiket nasional pada awal masa tayang.

Dominasi Layar dan Pendapatan Harian

Data platform tiket Maoyan menunjukkan Kung Fu Soccer menguasai sekitar 48,2 persen jadwal penayangan nasional pada hari pertama. Film ini bahkan menyumbang lebih dari 80 persen pendapatan bioskop harian di China.

Dampaknya terasa pada total pendapatan bioskop nasional yang kembali menembus 300 juta yuan dalam sehari untuk pertama kalinya setelah 136 hari. Momentum rilisnya juga bertepatan dengan tingginya perhatian publik terhadap gelaran Piala Dunia FIFA 2026.

Data Utama Detail Sumber
Pendapatan 2 hari Lebih dari 455 juta yuan atau sekitar Rp1,21 triliun Global Times
Pangsa jadwal hari pertama 48,2 persen Maoyan
Kontribusi pendapatan harian Lebih dari 80 persen pendapatan bioskop harian di China Maoyan
Pendapatan bioskop nasional Menembus 300 juta yuan dalam sehari setelah 136 hari Maoyan

Nostalgia Shaolin Soccer Masih Menarik Penonton

Film ini diposisikan sebagai penerus spiritual dari Shaolin Soccer, film Stephen Chow yang dirilis pada 2001. Unsur nostalgia terhadap gaya komedi absurd khas sang sutradara menjadi salah satu alasan utama penonton berbondong-bondong ke bioskop.

Kung Fu Soccer dibintangi Zhang Xiaofei, Dilraba, dan Lay Zhang. Ceritanya mengikuti tim sepak bola perempuan yang memadukan teknik bela diri Shaolin dengan strategi sepak bola modern.

Perpaduan aksi, komedi, dan drama olahraga itu diperkuat kehadiran Carina Lau dan aktor Jepang Takeru Satoh. Film ini juga dirilis dalam berbagai bahasa, mulai dari Mandarin, Kanton, Inggris, Korea, Jepang, hingga Thailand, untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Respons Penonton Tidak Seragam

Meski sangat kuat secara komersial, respons penonton di Douban terbilang beragam. Film ini memperoleh skor 6,6 dari 10, dengan sebagian penonton memuji keberanian Stephen Chow mengangkat perspektif tim perempuan.

Di sisi lain, ada juga penilaian yang menyebut alur ceritanya masih mengandalkan formula lama dan efek visualnya belum sepenuhnya memenuhi standar blockbuster modern. Terlepas dari pro dan kontra itu, Kung Fu Soccer tetap menjadi salah satu film Asia yang paling banyak diperbincangkan tahun ini.

Film tersebut dijadwalkan mulai tayang di bioskop Indonesia pada 12 Agustus 2026.

Source: mediaindonesia.com
Berita Terbaru