Kyiv Dibombardir Lagi, 11 Tewas Saat Tim Penyelamat Masih Cari Korban

Author: Redaksi Android62

Serangan rudal dan drone Rusia kembali menghantam Kyiv dan menewaskan sedikitnya 11 orang. Di tengah puing-puing bangunan yang rusak, tim penyelamat masih mencari warga yang diduga tertimbun reruntuhan.

Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko menyebut 46 orang mengalami luka-luka di berbagai titik kota. Serangan pada Senin dini hari itu juga merusak sejumlah blok apartemen dan menambah panjang daftar kerusakan sipil di ibu kota Ukraina.

Pencarian Korban Masih Berlangsung

Petugas penyelamat terus mengevakuasi warga dari bangunan yang hancur akibat hantaman senjata jarak jauh tersebut. Asap masih terlihat mengepul dari beberapa gedung apartemen, sementara petugas pemadam kebakaran memakai truk tangga untuk menjangkau lantai atas yang terbakar dan berlubang besar.

Layanan darurat menyebut sedikitnya 15 bangunan tempat tinggal rusak atau hancur dalam serangan ini. Salah satu titik terparah berada di distrik bersejarah Podilskyi, tempat sebuah gedung sembilan lantai rusak berat pada bagian atasnya.

Di lokasi, tim penyelamat menyisir puing-puing untuk mencari korban yang belum ditemukan. Seorang warga berusia 22 tahun, Alyona, tampak menunggu kabar temannya, Vika, 19 tahun, yang belum ditemukan setelah serangan.

“Kami di sini menunggu sampai mereka menemukannya… Dia sangat baik, baru 19 tahun. Dia gadis yang sangat baik,” kata Alyona kepada Reuters sambil menangis.

Podilskyi dan Darnytskyi Paling Parah Terdampak

Kantor kejaksaan Ukraina menyebut empat gedung hunian terkena langsung di Podilskyi. Distrik itu, bersama Darnytskyi di bagian timur Kyiv, menjadi wilayah yang mengalami kerusakan paling besar.

Kerusakan juga dilaporkan terjadi di dua distrik lain di ibu kota. Serangan itu membuat kondisi beberapa bangunan nyaris rata dan memaksa petugas bergerak cepat di tengah kekhawatiran masih ada korban terjebak di dalamnya.

Ratusan Drone dan Puluhan Rudal Ditembakkan

Angkatan udara Ukraina menyatakan Rusia meluncurkan 68 rudal, termasuk 23 rudal balistik serta enam rudal supersonik dan hipersonik, bersama 351 drone. Dari jumlah itu, 37 rudal dan 326 drone berhasil ditembak jatuh atau dinetralisir, meski angka tersebut tidak mencakup rudal balistik dan hipersonik.

Otoritas Ukraina sebelumnya menyebut negara itu masih kekurangan sistem pencegat untuk Patriot. Sistem itu dinilai menjadi satu-satunya senjata yang efektif untuk menembak jatuh rudal balistik.

Dampak Meluas ke Odesa dan Wilayah Sekitar

Di luar Kyiv, satu orang dilaporkan tewas dan 15 lainnya terluka di wilayah sekitarnya. Kota pelabuhan Odesa di Laut Hitam juga ikut menjadi sasaran, dengan sedikitnya satu orang terluka.

Serangan lintas wilayah itu memicu respons dari Polandia, negara tetangga Ukraina yang merupakan anggota NATO dan Uni Eropa, yang sempat mengerahkan jet tempur sebagai langkah pencegahan.

Rusia juga melaporkan Ukraina melancarkan serangan drone ke wilayahnya. Serangan itu disebut menyebabkan kerusakan di pelabuhan Laut Baltik Vysotsk dan Ust-Luga, serta pemadaman listrik di Sevastopol, Krimea, yang menjadi pangkalan Armada Laut Hitam Rusia.

Terjadi di Tengah Ketegangan Diplomatik

Serangan terbaru ini berlangsung menjelang pertemuan tingkat tinggi NATO di Turki pada pekan ini. Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy untuk mendorong upaya baru mengakhiri perang yang dimulai sejak invasi besar-besaran Rusia pada Februari 2022.

Kementerian Pertahanan Rusia menyebut serangan tersebut sebagai operasi besar dengan senjata jarak jauh berpresisi tinggi dari udara, darat, laut, dan drone. Moskow mengklaim telah mengenai fasilitas militer dan energi di Kyiv serta wilayah sekitarnya, termasuk pangkalan udara di sejumlah wilayah Ukraina lain.

Di Kyiv, operasi pencarian dan pembersihan puing masih berlanjut saat petugas berpacu dengan waktu. Serangan itu kembali menunjukkan betapa rentannya permukiman warga sipil ketika rudal dan drone menghantam pusat ibu kota Ukraina.

Source: www.beritasatu.com
Berita Terbaru