Xpeng dan Li Auto akan sama-sama membuka tabir hasil kuartal pertama pada 28 Mei, sehingga perhatian pasar langsung tertuju pada perbandingan dua pemain besar kendaraan listrik China itu. Jadwal yang berdekatan ini membuat investor bisa menilai lebih cepat siapa yang lebih kuat dalam penjualan, margin, dan arah strategi di tengah persaingan yang makin ketat.
Bagi Xpeng, sorotan paling besar bukan sekadar angka pendapatan. Pasar ingin melihat apakah perbaikan laba yang sempat muncul pada akhir tahun lalu bisa berlanjut, sambil menilai seberapa besar biaya yang terus dialokasikan untuk kecerdasan buatan dan model baru.
Xpeng dijadwalkan merilis pendapatan kuartal pertamanya sebelum bursa AS dibuka pada 28 Mei. Pada hari yang sama, manajemen perusahaan juga akan menggelar konferensi hasil keuangan pada pukul 07.00 waktu setempat di Amerika Serikat bagian Timur.
Perhatian ke Xpeng meningkat setelah perusahaan membukukan hasil yang lebih kuat pada akhir tahun lalu. Pada kuartal keempat 2025, Xpeng mencatat laba bersih 380 juta yuan, yang menjadi laba kuartalan pertama dalam sejarah perusahaan.
Namun, gambaran kuartal pertama tidak sepenuhnya mulus. Xpeng mengirimkan 62.682 kendaraan, turun 33,32% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, meski angka itu masih berada dalam panduan perusahaan yang berada di kisaran 61.000 hingga 66.000 unit.
Pasar juga sudah memiliki perkiraan awal soal pendapatan Xpeng pada periode tersebut. Perusahaan sebelumnya memproyeksikan total pendapatan kuartal pertama berada di rentang 12,2 miliar yuan hingga 13,28 miliar yuan.
Taruhan AI dan model baru ikut jadi fokus
Di luar kinerja keuangan, investor juga mencermati arah belanja Xpeng di bidang teknologi. Perusahaan berencana menaikkan investasi riset dan pengembangan terkait physical AI menjadi 7 miliar yuan tahun ini.
Di saat yang sama, Xpeng baru saja menyiapkan peluncuran SUV premium andalan baru, GX, pada 20 Mei. Langkah ini menandai upaya perusahaan masuk lebih dalam ke pasar premium kelas atas, yang dinilai penting untuk mendukung profitabilitas secara keseluruhan.
Kombinasi antara ekspansi produk dan belanja teknologi membuat laporan kali ini punya bobot lebih besar. Pasar ingin melihat apakah keduanya bisa berjalan seimbang tanpa mengorbankan perbaikan margin yang sedang diburu.
Li Auto dan Nio memberi pembanding yang dekat
Li Auto akan merilis hasil kuartal pertamanya pada tanggal yang sama dengan Xpeng, yaitu 28 Mei. Perusahaan itu juga dijadwalkan menggelar panggilan konferensi hasil pada pukul 08.00 waktu setempat di Amerika Serikat bagian Timur.
Nio menjadi pembuka musim laporan di antara tiga produsen EV tersebut. Perusahaan itu akan mengumumkan hasil kuartal pertama sebelum bursa AS dibuka pada 21 Mei.
Rangkaian jadwal yang rapat ini memberi pasar kesempatan melihat arah masing-masing merek secara hampir berurutan. Investor akan mendapat gambaran awal tentang permintaan, margin, dan strategi ekspansi yang ditempuh Xpeng, Li Auto, dan Nio.
Dengan laporan yang keluar berdekatan, fokus pasar bukan hanya pada siapa yang menjual lebih banyak. Yang tak kalah penting adalah bagaimana tiap perusahaan menjaga margin sambil tetap membiayai pertumbuhan, terutama ketika persaingan di pasar EV China terus bergerak cepat.
