Laptop 975 Gram Ini Ternyata Masih Mampu Menjalankan Game AAA Saat Bepergian

Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition menawarkan kejutan yang jarang ditemukan pada laptop premium tipis, yakni kemampuan menjalankan game AAA dalam bodi berbobot sekitar 975 gram. Dengan ketebalan 13,9 mm, perangkat ini tetap dirancang untuk mobilitas tinggi tanpa sepenuhnya meninggalkan tenaga grafis yang dibutuhkan untuk bermain di perjalanan.

Posisi itu membuat laptop ini relevan bagi pekerja kantoran dan kreator yang sering berpindah tempat. Mereka bisa membawa perangkat yang ringan untuk produktivitas harian, tetapi masih memiliki ruang hiburan ketika waktu senggang datang.

Performa grafis menjadi pembeda utama

Walau tidak memakai GPU diskret seperti Nvidia GeForce RTX atau AMD Radeon, laptop ini mengandalkan GPU terintegrasi Intel Arc B390. Hasilnya cukup mencolok untuk kelas perangkat setipis ini, karena sejumlah game modern masih dapat dijalankan pada frame rate yang layak dimainkan.

Dalam pengujian, Forza Horizon 6 mencatat 50-60 FPS pada resolusi 1.920 x 1.200 piksel dengan pengaturan Low. Hogwarts Legacy berada di kisaran 45-55 FPS pada resolusi native 2.880 x 1.800 piksel dengan setelan Low.

Death Stranding juga masih sanggup berjalan pada 40-50 FPS di resolusi 1.920 x 1.080 piksel dengan pengaturan High. Sementara itu, Genshin Impact berada di kisaran 35-45 FPS pada resolusi native dengan setelan Low.

Untuk game kompetitif, Dota 2 mencatat 55-65 FPS pada resolusi native dengan setelan High, sedangkan Counter-Strike 2 berada di 40-50 FPS pada resolusi native dengan pengaturan High. Pragmata menjadi beban terberat, tetapi tetap bisa dimainkan pada 25-30 FPS di resolusi 1.920 x 1.200 piksel dengan pengaturan High.

Sebagian besar pengujian dilakukan pada resolusi native layar yang lebih tinggi dari Full HD. Artinya, masih ada ruang untuk peningkatan frame rate jika resolusi diturunkan ke 1.920 x 1.080 piksel.

Layar OLED 14 inci menjadi nilai jual penting

Daya tarik lain datang dari panel PureSight Pro OLED 14 inci beresolusi 2.880 x 1.800 piksel atau 2.8K. Layar ini mendukung refresh rate 120 Hz, tingkat kecerahan hingga 1.100 nit, dan fitur sentuh.

Kombinasi itu membuat perangkat ini nyaman dipakai untuk mengetik, menikmati film, hingga mengedit foto ringan. Bagi kreator konten, reproduksi warna yang tajam dan kontras tinggi menjadi keunggulan yang sulit diabaikan.

Fitur touchscreen juga menambah fleksibilitas saat navigasi cepat dibutuhkan. Pengguna tidak selalu harus bergantung pada touchpad untuk berpindah menu atau membuka aplikasi.

Kinerja harian tetap kencang untuk kerja produktif

Unit yang diuji menggunakan Intel Core Ultra X9 388H versi Singapura, sementara model resmi Indonesia memakai Intel Core Ultra X9 378H. Perbedaan utamanya hanya pada clock maksimum, yaitu hingga 5,1 GHz pada model Singapura dan 5,0 GHz pada model Indonesia.

Di luar itu, spesifikasinya serupa, yakni RAM LPDDR5X 32 GB, SSD PCIe Gen 4 1 TB, dan Windows 11 Pro. Dalam penggunaan sehari-hari, laptop ini terasa responsif saat booting, membuka banyak tab browser, dan berpindah aplikasi.

Aktivitas seperti mengetik artikel, mengedit foto ringan, serta video conference juga berjalan lancar. Hal ini menegaskan bahwa Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition bukan hanya tipis, tetapi juga siap dipakai untuk pekerjaan serius.

Mobilitas tetap dijaga dengan desain dan paket penjualan

Lenovo memberi bodi warna Seashell dengan finishing matte agar tampil lebih premium. Tombol power ditempatkan di sisi samping bodi, sehingga area keyboard terlihat lebih rapi.

Untuk kebutuhan privasi, tersedia slider fisik privacy shutter pada webcam. Konektivitasnya masih bertumpu pada USB-C Thunderbolt, sehingga pengguna perangkat lama tetap perlu dongle atau adaptor untuk aksesori tertentu.

Paket penjualan juga tergolong lengkap karena sudah menyertakan adaptor charger, mouse wireless, adaptor USB dan HDMI, serta buku manual. Kehadiran adaptor tambahan membantu memperluas kompatibilitas sejak awal pemakaian.

Daya tahan baterai mendukung kerja seharian

Untuk penggunaan harian seperti mengetik dokumen, membuka banyak tab browser, media sosial, edit foto ringan, dan meeting online, baterainya sanggup bertahan sekitar 8-9 jam screen-on time. Jika diselingi mode sleep atau standby, total daya tahannya bisa mencapai sekitar 15 jam.

Angka tersebut cukup menonjol karena laptop ini memakai layar OLED touchscreen yang umumnya lebih boros daripada panel IPS. Saat dipakai bermain game berat seperti Hogwarts Legacy, daya tahannya turun ke kisaran 1,5 hingga 2 jam.

Kipasnya juga tidak terdengar terlalu mengganggu saat game dijalankan. Suhu bodi memang terasa sedikit hangat dalam pemakaian panjang, tetapi masih tergolong wajar untuk laptop setipis ini dengan beban grafis tinggi.

Dengan kombinasi bobot ringan, layar tajam, performa kerja cepat, dan kemampuan gaming yang mengejutkan, Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition menempati posisi yang unik. Laptop ini ditujukan bagi pengguna yang ingin tetap produktif saat bepergian tanpa harus membawa mesin gaming berbobot besar.

Source: tekno.kompas.com

Berita Terkait