Latihan Santos Memanas, Neymar Bersitegang Dengan Robinho Jr Dan Diusir Pelatih

Author: Redaksi Android62

Ketegangan di sesi latihan Santos meledak saat Neymar dan Robinho Jr terlibat perselisihan fisik di Rei Pele Training Centre. Insiden itu membuat keduanya diusir dari lapangan setelah duel teknis berubah menjadi adu emosi yang sulit dikendalikan.

Peristiwa tersebut langsung menarik perhatian karena Neymar kembali jadi pusat sorotan bukan akibat aksinya di pertandingan, melainkan karena keributan di area latihan. Situasi itu juga memunculkan kembali pertanyaan soal suasana internal Santos yang sedang berada di bawah tekanan.

Duel yang berubah panas

Ketegangan disebut mulai muncul ketika Robinho Jr, yang baru berusia 18 tahun, berhasil melewati Neymar dalam sebuah pergerakan. Reaksi Neymar disebut keras, lalu suasana cepat memanas hingga keduanya terlibat adu mulut dan saling dorong.

Setelah sempat meminta lawannya tenang, Neymar disebut menampar Robinho Jr. Perselisihan itu belum berhenti karena pada fase berikutnya Neymar juga dilaporkan melakukan tekel sengaja saat berebut bola.

Tim pelatih kemudian turun tangan untuk meredakan keadaan. Kedua pemain akhirnya diusir dari sesi latihan agar situasi tidak makin memburuk.

Respons dari pihak pemain muda

Insiden di lapangan ternyata berdampak lebih jauh di luar sesi latihan. Perwakilan Robinho Jr kemudian menyampaikan nota keberatan kepada pihak Santos terkait perlakuan yang diterima pemain muda tersebut.

Langkah itu menunjukkan bahwa persoalan ini tidak berhenti sebagai gesekan biasa di lapangan latihan. Bagi Santos, kejadian tersebut ikut menyeret urusan internal klub ke ranah yang lebih formal.

Meski suasana sempat menegang, keadaan mulai mencair setelah Neymar mengakui kesalahannya. Ia juga disebut meminta maaf secara langsung, yang menjadi tanda awal meredanya konflik.

Nama Neymar kembali disorot

Bagi Santos, insiden ini terasa sensitif karena Neymar masih menjadi figur utama klub. Kehadirannya selalu menyedot perhatian besar, sehingga setiap gesekan yang melibatkannya cepat berubah menjadi pembicaraan luas.

Situasi di latihan kali ini juga memperlihatkan betapa tipisnya batas antara intensitas kompetisi dan ledakan emosi pribadi. Dalam ruang yang seharusnya dipakai untuk membenahi taktik, Santos justru harus menangani konflik antarpemain yang terjadi di depan staf pelatih.

Insiden dengan Robinho Jr menambah daftar kontroversi Neymar sejak kembali memperkuat Santos pada 2025. Pada awal April 2026, ia sempat menuai kecaman publik setelah melontarkan komentar seksis yang menyindir kepemimpinan wasit di lapangan.

Hubungannya dengan suporter juga sempat memanas setelah Santos kalah dari Fluminense pada pekan sebelumnya. Saat itu, Neymar membalas cemoohan fans yang mengkritik performanya melalui media sosial secara terbuka.

Rangkaian kejadian tersebut membuat Neymar terus berada di bawah tekanan. Sorotan yang mengikutinya kini bukan hanya datang dari performa di lapangan, tetapi juga dari cara ia merespons situasi di dalam tim dan di hadapan publik.

Dampak bagi ruang ganti Santos

Keributan latihan ini membuka lagi kekhawatiran soal stabilitas tim. Santos kini harus menjaga agar satu insiden panas tidak berkembang menjadi gangguan yang lebih besar bagi suasana ruang ganti.

Di tengah kebutuhan menjaga fokus, kejadian antara Neymar dan Robinho Jr menjadi pengingat bahwa emosi sesaat bisa memicu dampak yang luas. Bagi klub, meredakan tensi seperti ini menjadi sama pentingnya dengan membenahi permainan di lapangan.

Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru