Di kelas smartwatch bergaya Apple Watch yang harganya masih ramah di kantong, Huawei Watch Fit 5 Pro langsung mencuri perhatian. Model ini dibanderol Rp 3,7 juta di Indonesia dan menawarkan material titanium, kaca sapphire 2.5D, serta fitur pengukur risiko diabetes yang jadi pembeda utama.
Menariknya, deretan pilihan di segmen ini tidak hanya datang dari Huawei. Realme, Vivo, dan Redmi juga membawa smartwatch dengan bodi kotak, layar besar, dan fitur yang tergolong lengkap, sementara harga awalnya masih berada di kisaran Rp 1 jutaan.
Fitur serius di harga yang tetap masuk akal
Banyak smartwatch di kelas ini tidak hanya mengandalkan tampilan yang mirip Apple Watch. Beberapa di antaranya sudah dibekali Bluetooth calling, GPS, NFC, pemantauan detak jantung, SpO2, hingga mode olahraga yang jumlahnya cukup banyak.
Realme Watch 5 menjadi salah satu contoh paling terjangkau. Perangkat ini dijual di pasar Eropa seharga 70 euro atau sekitar Rp 1,1 juta, tetapi tetap membawa layar AMOLED 1,97 inci, refresh rate 60 Hz, dan kecerahan puncak 600 nits.
Realme juga menambahkan Bluetooth calling, GPS, NFC, pemantauan detak jantung, pemantauan SpO2, serta 108 mode olahraga. Baterainya berkapasitas 460 mAh dan diklaim tahan hingga 14 hari dalam sekali isi daya.
Pilihan lain yang menonjol dari daya tahan baterai
Vivo Watch GT 2 hadir dengan pendekatan yang berbeda. Versi Bluetooth dijual 499 yuan atau sekitar Rp 1,1 juta, sedangkan versi eSIM dibanderol 699 yuan atau sekitar Rp 1,6 juta.
Smartwatch ini memakai bodi kotak dengan sudut membulat dan baterai 695 mAh. Vivo mengklaim daya tahannya bisa mencapai 33 hari dalam sekali pengisian penuh, sehingga cocok untuk pengguna yang mengutamakan ketahanan baterai.
Layar besar jadi senjata Redmi
Kalau yang dicari adalah layar lebih luas dan terang, Redmi Watch 5 menjadi nama yang layak dilihat. Harganya dipatok 89,99 poundsterling atau sekitar Rp 1,8 juta di Inggris dan tersedia secara global mulai 15 Januari 2026.
Redmi Watch 5 membawa panel AMOLED 2,07 inci dengan tingkat kecerahan hingga 1.500 nits. Perangkat ini juga mendukung Always-On Display, sehingga informasi penting tetap bisa terlihat tanpa harus menyalakan layar sepenuhnya.
Desainnya tetap setia pada pola Apple Watch lewat bodi persegi dan sudut membulat. Kombinasi layar besar dan bodi yang tipis membuatnya tampil menonjol di antara smartwatch kelas menengah awal.
Huawei memberi sentuhan premium
Huawei Watch Fit 5 masuk ke level harga yang lebih tinggi dibanding Realme, Vivo, dan Redmi. Smartwatch ini dijual di Indonesia seharga Rp 2,4 juta dengan layar AMOLED 1,82 inci, kecerahan puncak hingga 2.500 nits, Always-On Display, dan digital crown di sisi kanan.
Bentuknya tetap kotak dengan bezel tipis, sehingga karakter visualnya masih dekat dengan Apple Watch. Namun, Huawei membawa antarmuka dan ekosistem sendiri, jadi pengalaman pengguna tidak persis sama dengan para pesaingnya.
Di atasnya ada Huawei Watch Fit 5 Pro yang dijual Rp 3,7 juta di Indonesia. Model ini mempertahankan desain kotak, bezel tipis, dan digital crown, tetapi memakai material titanium dan kaca sapphire 2.5D untuk kesan yang lebih premium.
Fitur yang paling disorot pada Watch Fit 5 Pro adalah pengukur risiko diabetes. Huawei menjelaskan fitur ini memakai sensor untuk mengumpulkan data fisiologis pengguna, termasuk saat istirahat selama periode 3-14 hari, guna menilai risiko diabetes.
Meski begitu, fitur tersebut bukan alat untuk mengukur kadar gula darah. Jadi, perangkat ini tetap berfungsi sebagai alat pemantauan, bukan pengganti alat medis khusus.
Semakin mudah memilih sesuai kebutuhan
Rentang harga smartwatch bergaya Apple Watch kini makin lebar, mulai sekitar Rp 1,1 juta hingga Rp 3,7 juta. Di titik paling bawah ada Realme dan Vivo, sementara Redmi menonjol lewat layar besar, dan Huawei menawarkan kombinasi layar sangat cerah, material premium, serta fitur kesehatan yang lebih spesifik.
Bagi pengguna yang ingin tampilan mirip Apple Watch tanpa harus masuk ke kelas flagship, pilihan yang tersedia cukup beragam. Tinggal menyesuaikan prioritas, apakah lebih penting fitur olahraga, baterai tahan lama, layar terang, atau material bodi yang terasa lebih mewah.
Source: tekno.kompas.com






