Volvo akan membuat proses isi daya mobil listrik terasa jauh lebih sederhana bagi penggunanya di Eropa. Melalui aplikasi smartphone resminya, pemilik EV Volvo nantinya bisa mengakses lebih dari 20.000 Tesla Supercharger tanpa harus berpindah ke aplikasi pihak ketiga.
Kemudahan itu hadir lewat Volvo Public Charging Service yang sudah terintegrasi di dalam aplikasi Volvo. Dengan begitu, pencarian titik pengisian, aktivasi, hingga pembayaran bisa dilakukan dari satu tempat yang sama.
Langkah ini akan berlaku di 29 negara Eropa. Cakupannya meliputi sejumlah pasar besar seperti Jerman, Prancis, Inggris, Italia, Spanyol, Swedia, dan Norwegia.
Bagi pengemudi yang sering melakukan perjalanan jauh, akses ke jaringan Supercharger punya arti penting. Reputasi jaringan fast-charging milik Tesla yang andal membuatnya menjadi opsi yang berguna saat pengisian cepat dibutuhkan di perjalanan.
Volvo juga memastikan integrasi ini tidak hanya menyasar segelintir model. Daftar kendaraan yang disebut mencakup EX30, EX30 Cross Country, EX40, EC40, EX60, EX90, dan sedan listrik ES90.
Dengan daftar tersebut, hampir seluruh lini mobil listrik Volvo ikut merasakan manfaatnya. Dari model kompak untuk kebutuhan harian sampai SUV dan sedan jarak jauh, pengalaman pengisian dibuat lebih seragam bagi pelanggan BEV Volvo.
Sampai saat ini, Volvo sudah menyediakan akses ke sekitar 1,2 juta titik pengisian di Eropa. Secara global, jumlah opsi pengisian yang tersedia melalui aplikasinya mencapai tiga juta titik.
Masuknya Tesla Supercharger memperkuat ekosistem itu, terutama untuk perjalanan antarkota dan jarak jauh. Dalam situasi seperti itu, ketersediaan charger dan keandalan jaringan sering kali lebih penting daripada sekadar banyaknya titik yang tercatat.
Arah strategi Volvo tidak berhenti di Eropa. Di pasar Asia-Pasifik seperti Jepang dan Korea Selatan, perusahaan berencana beralih ke North American Charging System atau NACS untuk lini model terpilih pada 2029.
Dengan sistem tersebut, akses ke jaringan Tesla Supercharger lokal diharapkan menjadi lebih langsung dan mulus. Di Amerika Utara, pengisian di stasiun Tesla sendiri disebut sudah lama menjadi praktik standar bagi pelanggan Volvo.
Pola ini menunjukkan bahwa Volvo ingin menyatukan pengalaman pengisian di berbagai kawasan. Di tengah infrastruktur yang belum seragam, akses langsung ke jaringan fast-charging besar menjadi salah satu cara paling praktis untuk menyederhanakan kepemilikan mobil listrik.
Source: www.notebookcheck.net






