LiDAR standar langsung menjadi daya tarik utama GAC Aion N60 saat model ini diperkenalkan sebagai SUV kompak premium 5-seater. Di kelas harga sekitar Rp370 jutaan, kombinasi itu membuatnya tampil berbeda karena teknologi semacam ini biasanya lebih sering ditemui pada mobil yang posisinya lebih tinggi.
Daya tarik lain datang dari klaim jarak tempuh hingga 610 kilometer dalam sekali pengisian daya. Dengan paket seperti ini, Aion N60 terlihat diarahkan untuk pembeli yang ingin SUV listrik dengan fitur lengkap, efisien, dan tetap relevan untuk kebutuhan harian maupun perjalanan lebih jauh.
Fokus pada teknologi yang jarang muncul di kelasnya
GAC Aion N60 tidak hanya mengandalkan angka jarak tempuh. Mobil ini juga membawa battery swapping, yaitu sistem yang memungkinkan baterai kosong diganti dengan baterai penuh tanpa harus menunggu pengisian lama.
Di sisi bantuan berkendara, LiDAR hadir sebagai fitur standar. Mobil ini juga dibekali radar gelombang milimeter 4D, sensor keselamatan canggih, fitur bantuan berkendara modern, dan sistem pemantauan area sekitar kendaraan.
Desain futuristis dengan arah yang lebih premium
Aion N60 resmi diperkenalkan pada April 2026 sebagai penerus GAC Aion Y. Bahasa desainnya dibuat lebih modern dan berani, dengan wajah depan agresif berkat lampu LED ramping dan grille tertutup khas mobil listrik.
Bumper yang tegas serta bodi yang kokoh memperkuat kesan premium. Dari samping, flush door handles menjaga tampilan tetap rapi, sedangkan velg sporty dan lampu LED horizontal di bagian belakang menegaskan identitas futuristisnya.
Kabin dibuat nyaman untuk lima penumpang
Masuk ke dalam, Aion N60 menawarkan nuansa yang terasa lebih mewah dari ekspektasi umum di kelas harga menengah. Layout interiornya memakai konsep minimalis modern agar ruang kabin terasa lebih lega.
Beberapa fitur yang menonjol di dalam kabin meliputi layar OLED 17 inci, panoramic star view roof, jok zero-gravity, sistem infotainment modern, dan material interior premium. Kabin luas untuk lima penumpang juga menjadi salah satu keunggulan penting dari model ini.
Motor efisien dan tenaga yang cukup besar
Di sektor penggerak, Aion N60 memakai motor listrik berbasis silikon karbida. Teknologi ini diklaim lebih efisien dibanding motor listrik konvensional, dengan output 165 kW atau sekitar 221 tenaga kuda.
Efisiensi energinya tercatat 11,7 kWh per 100 km. Angka tersebut menunjukkan bahwa mobil ini dirancang untuk menjaga konsumsi energi tetap hemat sambil tetap siap dipakai untuk aktivitas harian dan perjalanan luar kota.
Punya peluang menarik saat masuk Indonesia
GAC Aion disebut sedang menyiapkan ekspansi yang lebih agresif ke Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Jika benar masuk pasar Tanah Air, Aion N60 berpotensi berhadapan dengan BYD Atto 3, Chery Omoda E5, Wuling BinguoEV, dan MG ZS EV.
Dengan banderol sekitar Rp370 jutaan, model ini menyasar konsumen yang mencari SUV listrik modern dengan fitur lengkap namun tetap masuk akal dari sisi harga. Paket desain futuristis, kabin premium, LiDAR standar, battery swapping, dan jarak tempuh 610 kilometer membuat Aion N60 punya bekal kuat untuk mencuri perhatian di segmen SUV listrik kompak.
