Linux Ungkap Detail yang Disembunyikan Windows, SSD Ini Ternyata Masih Sehat

Author: Redaksi Android62

Hasil pemeriksaan di Linux justru menjadi titik terpenting dalam pengecekan SSD NVMe ini. Di sana, seluruh log S.M.A.R.T. dan log error bisa dibaca lebih rinci, sehingga status drive tidak berhenti pada label “Healthy” yang terlalu sederhana seperti di Windows.

Pada pemeriksaan tersebut, utilitas nvme-cli menunjukkan bahwa available spare tetap 100%, media errors 0, percentage used 23%, dan jumlah error log entries berada di 6.605. Angka itu memperlihatkan kondisi drive jauh lebih lengkap daripada sekadar indikator sehat atau tidak sehat.

Error yang tercatat bukan kerusakan fisik

Saat log error dibuka per entri, data yang muncul justru memberi penjelasan yang menenangkan. Entry 0 memuat seluruh 6.605 error dengan status 0x2002, yaitu Invalid Field in Command, yang berarti ada field bernilai cadangan atau tidak didukung pada perintah tertentu.

Empat belas entri lain, dari Entry 1 sampai Entry 15, masing-masing menunjukkan error count 0 dan status Successful Completion. Dengan begitu, tidak ada tanda yang mengarah ke masalah integritas data atau kegagalan fisik NAND.

Selain membaca log, Linux juga memberi ruang untuk menjalankan tes mandiri bawaan drive. Dalam pengujian ini, short self-test menghasilkan Operation Result: 0, yang menandakan SSD lolos tanpa masalah internal yang terdeteksi.

Windows memberi gambaran awal, tetapi tidak cukup jauh

Pengecekan awal memang dilakukan di Windows karena drive dipakai dalam sistem dual-boot. Alat bawaan hanya menampilkan status dasar yang bersifat biner, sehingga perlu aplikasi tambahan untuk melihat detail kesehatan yang sebenarnya.

CrystalDiskInfo kemudian dipakai untuk membuka data S.M.A.R.T. yang lebih lengkap, termasuk total data yang sudah ditulis, total data yang dibaca, power-on hours, available spare capacity, dan angka Percentage Used yang dihitung berdasarkan rating TBW dari pabrikan.

Dari sana terlihat bahwa Crucial P3 500GB NVMe yang dipakai sebagai drive Windows berada pada angka kesehatan 77%. Dengan usia pakai sekitar empat tahun, angka itu masih memberi ruang sekitar satu sampai satu setengah tahun sebelum turun di bawah 70%, level yang mulai layak dipertimbangkan untuk penggantian.

Angka yang sempat memicu kekhawatiran

Satu metrik lain sempat membuat hasilnya tampak meragukan, yaitu Number of Error Information Log Entries yang mencapai 6.605. CrystalDiskInfo tidak menjelaskan arti error tersebut, sehingga batas informasi dari Windows terasa cepat tercapai.

Angka di tangkapan layar memang muncul sebagai 6.610 karena pengambilan dilakukan setelah restart Windows, yang menambah hitungan error. Namun inti persoalannya tetap sama, yakni Windows hanya menunjukkan adanya error tanpa menjelaskan jenisnya.

Karena itulah pemeriksaan di Linux menjadi pembeda utama. Dengan akses langsung ke protokol NVMe, rincian yang tertutup di alat generik S.M.A.R.T. akhirnya terlihat dan menegaskan bahwa SSD tersebut masih dalam kondisi baik.

Bagi pengguna Windows yang ingin melakukan pengecekan serupa tanpa memasang Linux permanen, opsi yang paling praktis adalah menjalankan USB bootable berisi Ubuntu atau distro Linux lain sebagai live environment. Setelah itu, nvme-cli dapat dipasang untuk membaca kesehatan SSD, menjalankan self-test, dan memeriksa error log secara langsung sebelum komputer direboot kembali ke Windows.

Berita Terbaru