Snapdragon 6 Gen 5 Ternyata Hampir Tak Naik di CPU, Ini Detail Awalnya

Author: Redaksi Android62

Snapdragon 6 Gen 5 mulai menunjukkan wajah awalnya di Geekbench, dan hasilnya belum memberi lonjakan besar pada sisi CPU. Chipset kelas menengah baru Qualcomm itu mencatat skor single-core 1.095 dan multi-core 3.355, angka yang masih terasa dekat dengan generasi sebelumnya.

Perbandingan itu membuat posisinya langsung terbaca. Pada pengujian internal Honor Magic 8 Lite yang memakai Snapdragon 6 Gen 4, perangkat tersebut justru mencatat 1.112 poin untuk single-core dan 3.124 poin untuk multi-core.

Skor CPU Masih Dekat Dengan Pendahulu

Selisih yang tipis tersebut memperlihatkan bahwa peningkatan CPU Snapdragon 6 Gen 5 belum terasa mencolok. Untuk chipset baru yang diposisikan sebagai penerus langsung Snapdragon 6 Gen 4, hasil awal itu lebih banyak menegaskan kesinambungan daripada lompatan besar.

Dalam konteks ponsel kelas menengah, angka seperti ini memang belum otomatis menentukan pengalaman harian. Namun, bagi pengamat performa, skor Geekbench sering menjadi petunjuk awal apakah sebuah chipset benar-benar membawa perubahan berarti atau hanya penyempurnaan bertahap.

Honor X80 Pro Max Jadi Perangkat Uji

Pengujian Geekbench dilakukan pada unit Honor dengan nomor model “BSN-AN00”, yang mengarah ke Honor X80 Pro Max. Listing tersebut juga mengonfirmasi RAM 8 GB dan sistem operasi Android 16 pada perangkat uji.

Kehadiran perangkat ini di Geekbench menandakan bahwa Snapdragon 6 Gen 5 sudah masuk fase pengujian yang lebih nyata, bukan sekadar pengumuman di atas kertas. Basis perangkat yang terdeteksi juga memberi sinyal bahwa Honor X80 Pro Max menjadi salah satu panggung awal chipset tersebut.

GPU Justru Menjadi Titik yang Lebih Menarik

Selain CPU, Geekbench juga mencatat Adreno 812 sebagai pengolah grafis yang dipakai. Qualcomm menyebut GPU ini sekitar 20% lebih kuat dibanding Adreno 810 yang digunakan pada Snapdragon 6 Gen 4.

Di titik ini, arah pengembangan Snapdragon 6 Gen 5 terlihat lebih menonjol pada grafis ketimbang komputasi inti. Jika klaim Qualcomm itu berbuah di perangkat ritel, peningkatan pengalaman bermain gim dan tampilan visual bisa menjadi daya tarik yang lebih mudah dirasakan pengguna.

Siap Mengisi Banyak Ponsel Mid-Range

Qualcomm sebelumnya telah menempatkan Snapdragon 6 Gen 5 sebagai chipset utama kelas menengah untuk tahun ini. Posisi itu membuatnya berpotensi hadir di banyak perangkat komersial, terutama di segmen mid-range yang sangat kompetitif.

Salah satu perangkat yang disebut berpeluang memakainya adalah Redmi Note 17 Pro 5G. Jika adopsi ini benar terjadi, Snapdragon 6 Gen 5 kemungkinan akan lebih dikenal karena sebaran pemakaiannya yang luas daripada karena lonjakan CPU yang besar di hasil benchmark awal.

Dengan hasil Geekbench yang sudah muncul, Snapdragon 6 Gen 5 kini bergerak dari fase pengumuman ke implementasi nyata. Perhatian berikutnya akan tertuju pada bagaimana optimasi perangkat dan performa grafisnya saat chipset ini mulai tampil di lebih banyak ponsel kelas menengah.

Source: www.notebookcheck.net
Berita Terbaru