LPDDR4 Mulai Ditinggalkan Samsung, Ponsel Murah Berpeluang Pakai Memori Lebih Cepat

Author: Redaksi Android62

Samsung disebut mulai menutup pesanan baru untuk LPDDR4 dan LPDDR4X, dua standar memori yang selama ini banyak dipakai di ponsel, tablet, hingga sebagian laptop. Langkah ini menandai dorongan yang lebih kuat menuju LPDDR5, yang dinilai membawa kecepatan dan efisiensi lebih baik.

Bagi pasar ponsel murah, perubahan tersebut justru bisa membuka peluang menarik. Saat industri bergerak ke memori yang lebih baru, perangkat di kelas bawah berpotensi ikut menikmati peningkatan performa tanpa harus melonjak jauh ke harga yang lebih tinggi.

Transisi Samsung menuju memori generasi baru

Meski pesanan baru sudah dihentikan, Samsung masih akan tetap memproduksi LPDDR4 dan LPDDR4X untuk menyelesaikan permintaan yang sudah terlanjur masuk. Produksi itu disebut masih berjalan hingga akhir tahun sebelum arah lini berikutnya lebih banyak digeser ke chip memori yang lebih baru.

Langkah ini menunjukkan bahwa peralihan tidak dilakukan secara mendadak. Samsung tetap memberi ruang bagi pesanan yang sudah ada, tetapi arah bisnisnya mulai jelas bergerak ke generasi yang dianggap lebih efisien dalam produksi dan lebih menarik dari sisi keuntungan.

LPDDR4 dan LPDDR4X sendiri sudah bertahan hampir satu dekade dan digunakan luas di berbagai perangkat. Walaupun usianya panjang, permintaan terhadap dua standar ini masih cukup stabil, sehingga banyak produsen memilih mengamankan pasokan lebih awal agar produksi perangkat tetap berjalan lancar.

Dampaknya bisa terasa di ponsel terjangkau

Perubahan paling relevan bagi pengguna ada di segmen entry-level dan menengah. Jika pasokan LPDDR4X makin menipis dan industri makin seragam memakai LPDDR5, maka ponsel murah bisa ikut memperoleh memori yang lebih cepat dan lebih efisien.

Artikel referensi menyebut LPDDR5 memiliki kecepatan lebih tinggi serta efisiensi yang lebih baik dibanding LPDDR4X. Dalam pemakaian harian, perbedaan ini bisa membantu saat membuka aplikasi, berpindah antar-menu, menjalankan banyak aplikasi sekaligus, dan menjaga konsumsi daya tetap lebih hemat.

Peningkatan seperti ini sering tidak terlihat dari tampilan luar perangkat. Namun di sisi dalam, memori yang lebih cepat dapat membuat respons ponsel terasa lebih ringan dan lebih stabil untuk kebutuhan harian.

Produsen chip juga ikut menyesuaikan

Perubahan arah memori ini tidak hanya berdampak pada Samsung sebagai pemasok. Produsen chip dan pembuat perangkat juga perlu menyesuaikan desain karena sebagian prosesor yang beredar masih bergantung pada LPDDR4X.

Meski begitu, arah pengembangan chip yang lebih baru diperkirakan akan sepenuhnya mengarah ke LPDDR5. Artinya, ekosistem perangkat mobile perlahan bergerak ke standar yang lebih modern, walau prosesnya tidak terjadi serentak.

Dalam masa transisi seperti ini, satu model ponsel bisa saja punya karakter performa yang sedikit berbeda tergantung batch produksinya. Hal itu dapat terjadi jika satu batch masih memakai stok LPDDR4X yang sudah diamankan sebelumnya, sementara batch lain sudah mulai memakai LPDDR5.

Pasar belum berubah sekaligus

Kondisi tersebut membuat perubahan di pasar berlangsung bertahap, bukan langsung total. Samsung masih harus memenuhi pesanan yang lama, sementara produsen lain yang sudah menyimpan stok lebih awal tetap bisa melanjutkan produksi perangkat berbasis LPDDR4 atau LPDDR4X untuk sementara.

Akibatnya, pasar kemungkinan besar akan berada dalam fase campuran. Sebagian perangkat masih memakai memori generasi lama, sedangkan model baru perlahan mengadopsi LPDDR5 secara lebih luas.

Bagi pembeli ponsel murah, kondisi ini membuat spesifikasi memori menjadi semakin penting untuk diperhatikan. Di tengah pengetatan pasokan LPDDR4 dan LPDDR4X, kehadiran LPDDR5 dapat menjadi pembeda nyata dalam kecepatan, efisiensi, dan pengalaman penggunaan harian.

Source: sammyguru.com
Berita Terbaru