Lucid tengah menyiapkan langkah yang bisa mengubah arah bisnisnya. Melalui gambar paten, merek asal California itu memperlihatkan Cosmos, crossover baru yang diposisikan sebagai salah satu dari tiga model lebih terjangkau di atas arsitektur midsize baru.
Yang paling mencuri perhatian, Cosmos diperkirakan menjadi model termurah Lucid sejauh ini. Target harganya berada di kisaran tinggi $40,000-an, dengan varian yang bisa naik hingga kisaran $70,000-an.
Masuk ke wilayah yang jauh lebih ramai
Posisi harga itu langsung menempatkan Cosmos di arena yang sangat padat. Tesla Model Y dan Rivian R2 menjadi lawan paling logis, karena keduanya sudah lebih dulu berada di segmen crossover listrik yang lebih dekat ke pasar utama.
Bagi Lucid, langkah ini penting karena selama ini merek tersebut lebih dikenal lewat sedan dan SUV listrik mewah yang sangat efisien. Cosmos menunjukkan arah yang berbeda, yakni dorongan lebih serius untuk merebut pembeli yang selama ini mungkin belum masuk radar Lucid.
Arsitektur baru yang digunakan juga dirancang untuk menekan biaya, baik bagi perusahaan maupun konsumen. Lucid menyebut platform itu juga akan menopang Lucid Earth dan satu model ketiga yang menyusul kemudian, sehingga Cosmos berpotensi menjadi fondasi lini produk yang lebih luas.
Desainnya dekat dengan Gravity, tetapi terasa lebih lembut
Dari gambar paten, Cosmos membawa sejumlah unsur yang mengingatkan pada Gravity, SUV flagship Lucid. Bagian depannya memakai light bar lebar di atas gril bawah yang mengarah ke atas, sementara kap mesinnya punya lekukan sudut yang berawal dari tengah lalu melebar ke sisi.
Di sisi bodi, bahasa desainnya tampak lebih halus dibanding Gravity. Dua garis paralel di bagian samping dibuat lebih lembut, sedangkan buritannya menampilkan bentuk upper section yang terpotong seperti dovetailed, lengkap dengan spoiler atap kecil untuk membantu aliran udara.
Garis lampu horizontal juga terlihat memanjang dari sisi menuju belakang. Di area buritan, wordmark Lucid tampak lebih besar daripada di Gravity, dan lampu belakangnya tidak terlihat membentang penuh di seluruh bagasi.
Gambar paten memberi isyarat lebih dari satu trim
Sketsa yang beredar tidak hanya menampilkan satu versi Cosmos. Sejumlah detail terlihat berbeda antar gambar, sehingga mengisyaratkan adanya beberapa trim atau varian dengan karakter yang tidak sepenuhnya sama.
Perbedaan itu terlihat di bagian depan, saat satu sketsa menunjukkan gril bawah yang lebih menonjol dan bukaan lebih besar. Sketsa lain tampak lebih sederhana, yang mengarah pada kemungkinan adanya pembeda antar level trim.
Petunjuk serupa juga muncul di bagian belakang. Ada varian yang tampak memiliki ventilasi besar berbentuk hampir segitiga atau elemen pencahayaan yang lebih agresif, pendekatan yang kerap dipakai pada trim berorientasi performa.
Hal itu sejalan dengan informasi bahwa Cosmos akan hadir sebagai model performa dalam lini tersebut. Lucid menyebut akselerasinya 0-60 mph dalam 3,5 detik.
Kabin mengarah ke tampilan modern dan minimalis
Bagian interior juga ikut terlihat dalam gambar paten. Dasbornya memakai satu layar panjang yang tampaknya merangkap panel informasi pengemudi dan layar infotainment.
Konsol tengah menampilkan dua dial berdampingan, dengan ruang penyimpanan di belakang dan di bawahnya. Ada pula ventilasi AC untuk penumpang belakang serta ruang kecil di atas area tersebut.
Secara keseluruhan, kabin Cosmos mengambil beberapa petunjuk dari Gravity, tetapi tetap mempertahankan identitas sendiri. Pendekatan itu menjaga kesan premium sambil membuat mobil ini lebih relevan bagi pembeli yang lebih luas.
Dengan target harga mulai dari kisaran tinggi $40,000-an, Cosmos masuk ke wilayah yang menuntut keseimbangan antara daya tarik, efisiensi, dan harga. Jika versi produksinya mendekati bentuk yang terlihat dalam paten, model ini bisa menjadi salah satu kendaraan paling penting dalam ekspansi Lucid ke pasar yang lebih besar.
