Maraton Internasional Ubah Jakarta Jadi Mesin Wisata, DPR Soroti Efek Ekonominya

Author: Redaksi Android62

Ribuan pelari yang memenuhi ruas jalan Jakarta dalam BTN Jakarta International Maraton (Jakim) 2026 memperlihatkan satu hal penting: ajang lari skala besar kini punya daya dorong ekonomi yang nyata. Kehadiran peserta dari berbagai daerah hingga mancanegara membuat hotel penuh, pusat kuliner ramai, dan mobilitas kota ikut bergerak.

Anggota Komisi X DPR Reni Astuti menilai kondisi itu menegaskan bahwa maraton internasional tidak lagi hanya soal kecepatan atau persaingan di lintasan. Menurut dia, event seperti ini dapat menjadi mesin baru untuk menggerakkan wisata olahraga atau sport tourism sekaligus memberi nilai tambah bagi ekonomi daerah.

Efek berantai yang langsung terasa di kota penyelenggara

Reni menyebut peserta maraton tidak datang hanya untuk bertanding. Mereka juga menginap, berbelanja, menikmati kuliner, dan mengunjungi destinasi di sekitar lokasi kegiatan.

Dari situ, efek ekonomi menjalar ke banyak sektor sekaligus. “Efek berantai inilah yang dinilai mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah,” kata Reni dalam keterangan tertulis, Senin (15/6/2026).

Situasi tersebut membuat lomba lari internasional dipandang lebih luas daripada sekadar pertandingan olahraga. Event semacam ini juga menjadi ruang promosi daerah yang berjalan bersamaan dengan aktivitas ekonomi masyarakat.

Sport tourism mendapat ruang tumbuh lebih besar

Sebagai anggota Komisi X DPR yang membidangi pendidikan, olahraga, dan pariwisata, Reni melihat Indonesia memiliki peluang besar untuk mengembangkan sport tourism secara lebih serius. Keberhasilan penyelenggaraan ajang lari internasional dinilai dapat menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan destinasi wisata sekaligus memperkuat citra Indonesia di mata dunia.

Minat masyarakat terhadap lari juga terus meningkat. Reni menyebut kategori half maraton menjadi salah satu nomor yang paling diminati dalam penyelenggaraan tahun ini, yang menunjukkan lari mulai melekat sebagai bagian dari gaya hidup banyak orang.

Ia menegaskan bahwa olahraga kini melampaui fungsi kompetisi. “Olahraga kini bukan hanya soal kompetisi atau mengejar waktu terbaik. Ada dampak sosial, ekonomi, dan pariwisata yang ikut bergerak ketika sebuah event besar digelar,” ujarnya.

Jakarta menjadi contoh keterhubungan olahraga dan sektor lain

Jakarta International Maraton menjadi contoh bagaimana sebuah event olahraga dapat terhubung langsung dengan sektor lain. Ribuan peserta yang hadir menciptakan kebutuhan akomodasi, konsumsi, dan transportasi yang ikut menghidupkan aktivitas kota.

Kondisi itu membuat promosi wisata berlangsung dengan cara yang lebih alami. Ketika peserta datang dari berbagai wilayah, promosi daerah tidak hanya hadir lewat kampanye resmi, tetapi juga melalui pengalaman langsung para pelari dan pendampingnya.

Reni juga mengapresiasi dukungan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jakarta, dan pihak terkait lain dalam penyelenggaraan ajang tersebut. “Komitmen pemerintah sangat penting untuk memastikan acara berlangsung sukses dan memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta,” katanya.

Dengan dukungan yang konsisten, maraton internasional berpeluang masuk kalender event yang tidak hanya menarik pelari, tetapi juga menggerakkan hotel, kuliner, transportasi, dan destinasi wisata di sekitarnya.

Source: www.beritasatu.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru