Marcos Santos Minta Arema FC Tunjukkan Reaksi Kuat Saat Hadapi Persik Kediri, Harga Diri Jadi Taruhan

Marcos Santos meminta Arema FC menunjukkan respons yang tegas saat menghadapi Persik Kediri dalam derbi Jawa Timur. Menurut pelatih asal Brasil itu, laga ini bukan hanya soal hasil, tetapi juga soal sikap dan karakter tim setelah kekalahan telak dari Persebaya masih terasa.

Pertandingan pekan ke-31 Super League 2025/2026 itu akan berlangsung di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Minggu (3/5/2026). Situasi tersebut membuat duel kontra Persik menjadi panggung penting bagi Singo Edan untuk menjaga harga diri di tengah tensi tinggi laga derbi.

Marcos Santos menilai persiapan tim berjalan baik menjelang pertandingan tersebut. Ia juga menekankan bahwa para pemain harus terus dimotivasi agar tetap kompetitif sampai musim berakhir.

Bagi Arema FC, laga ini datang pada momen yang sensitif. Meski posisi mereka disebut relatif aman dari ancaman degradasi, Santos menolak anggapan bahwa tim bisa tampil tanpa tekanan.

Ia menegaskan setiap pemain tetap memiliki tanggung jawab profesional untuk memberi yang terbaik. Peluang memperbaiki posisi klasemen masih terbuka, sehingga Arema FC diminta menjaga standar permainan sampai akhir musim.

“Persiapan kami untuk pertandingan berjalan dengan baik. Kami melakukan persiapan yang bagus, dan kami juga harus memotivasi serta menggerakkan para pemain,” ujar Marcos Santos.

Santos juga melihat derbi Jawa Timur sebagai pertandingan yang menuntut mental kuat. Ia meminta anak asuhnya tidak kehilangan fokus dan mampu menjaga energi sejak menit awal karena laga seperti ini sering berlangsung keras.

Perhatian Arema FC tertuju pada cara tim merespons kekalahan sebelumnya. Santos menilai duel melawan Persik akan menjadi ukuran penting, bukan hanya dari permainan, tetapi juga dari keberanian dan cara menghadapi tekanan.

Pelatih yang pernah menyoroti pentingnya karakter tim itu ingin Arema FC menghindari pengulangan performa buruk. Karena itu, respons atas laga kontra Persik dianggap punya nilai lebih besar dari sekadar tiga poin.

Santos menegaskan bahwa tim masih punya peluang untuk naik di klasemen. Ia ingin para pemain tetap menunjukkan sikap profesional hingga musim selesai dan tidak menurunkan intensitas kerja.

“Para pemain adalah atlet profesional, mereka dibayar untuk memberikan yang terbaik bagi Arema. Kami terus menuntut sikap tersebut pada akhir musim ini karena kami masih punya peluang untuk naik di klasemen,” katanya.

Derbi ini juga membawa beban emosional bagi Singo Edan. Setelah tersandung pada laga sebelumnya, hasil melawan Persik akan ikut menentukan bagaimana Arema FC menjaga konsistensi dan merawat kepercayaan diri pada fase akhir kompetisi.

Di sisi lain, pertandingan tersebut menjadi kesempatan untuk mengembalikan marwah tim di mata pendukung. Persik Kediri pun muncul sebagai lawan yang penting dalam usaha Arema FC membalas tekanan dengan performa yang lebih kuat.

Source: www.beritasatu.com

Berita Terkait