HUAWEI MatePad Pro Max segera hadir di Indonesia dengan pendekatan yang menantang kebiasaan kerja berbasis laptop. Tablet ini menyediakan tampilan tiga aplikasi sekaligus dalam satu layar besar, didukung aksesori yang ditujukan untuk pekerjaan dokumen dan kreatif.
Versi PaperMatte Edition hanya memiliki ketebalan 4,7 mm dengan bobot sekitar 509 gram. Kombinasi tersebut membuat perangkat 13,2 inci ini menawarkan ruang kerja luas dalam bentuk yang lebih mudah dibawa dibanding komputer portabel berukuran besar.
Huawei mengarahkan MatePad Pro Max bagi profesional yang perlu mengolah dokumen, membuka beberapa aplikasi, dan menyusun materi kreatif saat bekerja mobile. Namun, kemampuan tablet menggantikan laptop tetap bergantung pada jenis pekerjaan, kebutuhan aplikasi, serta alur kerja setiap pengguna.
Kerja Dokumen dengan Bantuan AI
Pusat produktivitas perangkat ini adalah WPS Office berfitur AI dengan antarmuka yang dibuat menyerupai komputer desktop. Pengguna dapat membuat dokumen, mengolah spreadsheet, menyusun presentasi, dan merangkum PDF langsung dari tablet.
Fitur Smart Create, PDF Summarize, Generate Slides, dan Grammar Polish dirancang untuk mempercepat pekerjaan administratif. Huawei menyasar kemampuan tersebut untuk eksekutif, konsultan, dan profesi lain yang membutuhkan perangkat kerja fleksibel.
Mode Live-Multitask memungkinkan hingga tiga aplikasi aktif dalam satu tampilan. Pengalaman ini dapat dipadukan dengan HUAWEI Glide Keyboard, M-Pencil Pro, serta mouse eksternal untuk menghadirkan pola kerja yang lebih dekat dengan laptop.
| Komponen | Detail | Peran untuk kerja mobile |
|---|---|---|
| Layar | Flexible OLED PaperMatte 13,2 inci, 3K | Memberi ruang luas untuk dokumen dan materi kreatif |
| Ketebalan | 4,7 mm | Memudahkan perangkat dibawa saat bepergian |
| Bobot | Sekitar 509 gram | Mendukung mobilitas tanpa membawa perangkat besar |
| Multitugas | Hingga tiga aplikasi | Membantu pekerjaan paralel dalam satu layar |
Layar Besar untuk Durasi Kerja Panjang
MatePad Pro Max memakai layar Flexible OLED PaperMatte 13,2 inci beresolusi 3.000 x 2.000 piksel. Huawei menyebut rasio layar terhadap bodinya mencapai 94 persen, dengan bezel sekitar 3,55 mm.
Lapisan PaperMatte dirancang untuk mengurangi silau, pantulan, dan efek berkilau pada layar. Karakter tersebut ditujukan agar perangkat tetap nyaman digunakan dalam pencahayaan terang maupun selama durasi kerja yang panjang.
Huawei menggunakan bodi full-metal unibody dan Huawei Cloud Falcon Architecture untuk menjaga struktur perangkat yang tipis. Perusahaan juga menyebut PaperMatte Edition sebagai tablet profesional 13 inci tertipis dan teringan di dunia.
Ruang untuk Ilustrasi dan Video
Di sisi kreatif, aplikasi GoPaint menyediakan fitur Animation, Fluid Brush, Splatter Brush, dan Intelligent Colour Card. Fitur-fitur itu ditujukan untuk membantu ilustrator dan desainer mengembangkan gagasan visual langsung dari tablet.
Dukungan M-Pencil Pro memungkinkan pengguna membuat storyboard, moodboard, ilustrasi, serta konsep kampanye tanpa berpindah ke komputer. MatePad Pro Max juga disebut kompatibel dengan CapCut dan Filmora untuk kebutuhan penyuntingan video secara mobile.
Kehadiran perangkat ini sejalan dengan meningkatnya penggunaan AI dalam pekerjaan sehari-hari. Temuan Garuda AI Impact Summit 2026 yang dikutip Suara.com menyebut 92 persen pekerja berbasis pengetahuan di Indonesia telah memanfaatkan AI generatif, melampaui rata-rata global.
Huawei membawa filosofi “Powered by AI. Built for Every Spark of Inspiration” pada MatePad Pro Max. Perangkat ini menawarkan alternatif bagi pengguna yang mengutamakan mobilitas, tanpa menjanjikan bahwa seluruh kebutuhan kerja berbasis laptop dapat dipindahkan ke tablet.
