Mazda memasang target 1.500 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama GIIAS 2026. Target tersebut ditopang oleh rencana peluncuran tiga model baru yang identitasnya masih dirahasiakan.
PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) belum membuka nama maupun rincian produk yang akan diperkenalkan. Strategi ini membuat pengungkapan tiga model tersebut menjadi salah satu agenda penting di booth Mazda.
Chief Operating Officer PT EMI, Ricky Thio, menyatakan perusahaan yakin terhadap variasi produk yang disiapkan. Ia menyampaikan target dan rencana peluncuran itu di kantor pusat Mazda Indonesia, Jakarta Selatan, pada 15 Juli 2026.
“Targetnya 1.500 SPK. Dan di GIIAS nanti kami akan membawa tiga model. Tiga model ini cukup bervariasi. Kami sangat percaya diri dengan tiga model ini,” ujar Ricky Thio.
Tiga Model Ditahan hingga Konferensi Pers
Mazda akan mengungkap identitas seluruh model baru tersebut saat konferensi pers di pameran. Dengan demikian, publik Indonesia diposisikan sebagai pihak pertama yang melihat jajaran produk itu secara langsung.
Marketing and Communications General Manager PT EMI, Viya Arsawireja, menyebut GIIAS sebagai panggung penting untuk mengenalkan inovasi Mazda ke pasar nasional. Perusahaan memilih menahan detail produk sebelum acara dimulai untuk menjaga fokus pada momen peluncuran.
| Informasi | Rincian |
|---|---|
| Model baru | 3 model |
| Target selama pameran | 1.500 SPK |
| Perkiraan komposisi | 2 SUV dan 1 sedan EV |
| Total kendaraan dipamerkan | 9 unit |
Berdasarkan bocoran yang disampaikan perusahaan, tiga produk tersebut diduga mencakup dua SUV dan satu sedan EV. Namun, Mazda belum mengonfirmasi model spesifik dari perkiraan komposisi itu.
Sembilan Kendaraan untuk Menarik Respons Pasar
Selain tiga pendatang baru, Mazda akan membawa total sembilan kendaraan ke GIIAS 2026. Jajaran ini ditujukan untuk memperlihatkan lini produk unggulan merek tersebut di segmen premium.
Jumlah kendaraan yang dipajang memberi pengunjung kesempatan melihat arah produk Mazda secara lebih luas, bukan hanya model yang baru diluncurkan. Perusahaan juga berharap pameran ini dapat memperkuat posisinya di pasar otomotif premium Indonesia.
Mazda mengusung tema “Driving the Future, Crafted to the Purpose” selama pameran. Tema itu mencerminkan penekanan perusahaan pada inovasi, kualitas pengerjaan, dan pengalaman berkendara yang menjadi identitas merek.
Menurut Viya Arsawireja, pendekatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan teknologi kendaraan. Mazda ingin menghadirkan Joy of Driving dan Joy of Living melalui produk yang relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia.
“Ini merupakan komitmen terhadap industri mobilitas melalui inovasi dan craftsmanship. Yang pasti kami ingin menghadirkan Joy of Driving, Joy of Living, untuk Indonesia,” ungkap Viya.
Target 1.500 SPK akan menjadi ukuran awal terhadap respons pengunjung atas strategi produk Mazda di GIIAS 2026. Perpaduan peluncuran tertutup, sembilan unit display, dan fokus pada segmen premium menjadi fondasi perusahaan dalam pameran tersebut.
