Kylian Mbappé masih menjaga peluang menutup musim dengan status pencetak gol terbanyak Liga Spanyol. Dengan koleksi 24 gol, ia memimpin klasifikasi Trofeo Pichichi dan unggul dua gol atas Muriqi.
Sorotan itu memberi warna tambahan pada laga terakhir Real Madrid di Bernabéu saat menjamu Athletic Club. Bagi tim tuan rumah, pertandingan ini tetap berada dalam bingkai yang lebih besar daripada sekadar perebutan angka, karena ada momen perpisahan dan kebutuhan menutup musim dengan kemenangan.
Perpisahan untuk David Alaba
Malam penutup musim ini juga menjadi laga terakhir David Alaba sebagai pemain Real Madrid. Bek asal Austria itu mengakhiri masa baktinya setelah lima musim dan meninggalkan catatan yang kuat di klub.
Selama berseragam Madrid, Alaba tampil 131 kali dan meraih 11 gelar. Koleksi tersebut mencakup 2 Liga Champions, 2 Piala Dunia Antarklub, 2 Piala Super Eropa, 2 gelar Liga, 1 Copa del Rey, dan 2 Piala Super Spanyol.
Bagi Bernabéu, kehadiran Alaba di laga pamungkas membawa lapisan emosional tersendiri. Real Madrid menutup musim bukan hanya dengan sebuah pertandingan, tetapi juga dengan penghormatan untuk salah satu pemain penting pada periode sukses klub.
Madrid ingin menutup musim dengan hasil positif
Real Madrid datang ke laga ini dengan satu tujuan yang jelas, yaitu menang di depan pendukung sendiri. Arbeloa menegaskan harapan agar tim tampil baik pada pertandingan terakhir musim ini dan memberikan usaha maksimal untuk para suporter yang hadir di stadion.
Sikap itu menunjukkan bahwa Madrid ingin menutup kompetisi dengan citra yang baik. Hasil positif di kandang sendiri dipandang penting agar penutup musim tetap terasa layak, terlepas dari dinamika yang sudah terjadi sebelumnya.
Atmosfer di Bernabéu juga membuat laga ini memiliki bobot yang berbeda. Ada unsur penghormatan, ada tuntutan standar tinggi, dan ada keinginan untuk menjaga hubungan emosional dengan publik yang memenuhi stadion.
Athletic Club datang tanpa tekanan besar
Di sisi lain, Athletic Club tiba di Bernabéu setelah bermain imbang 1-1 melawan Celta di San Mamés pada akhir pekan lalu. Hasil itu menempatkan mereka di posisi ke-12 klasemen Liga.
Tim asal Bilbao tersebut sudah tidak memiliki peluang untuk lolos ke kompetisi Eropa. Kondisi ini membuat mereka melangkah ke laga melawan Madrid tanpa beban target besar, meski duel di markas lawan tetap menjadi ujian yang penting.
Situasi tersebut berpotensi membuat pertandingan berjalan lebih lepas. Namun, bagi Madrid, reputasi sebagai tuan rumah tetap menuntut performa yang serius sampai peluit akhir.
Sorotan ganda di Bernabéu
Dengan perpisahan Alaba dan perburuan Pichichi Mbappé, laga ini memadukan emosi dan kompetisi dalam satu malam. Setiap gol Mbappé bisa mengubah persaingan papan atas pencetak gol sekaligus menambah daya tarik penutup musim Madrid.
Itulah yang membuat pertandingan terakhir di Bernabéu terasa lebih dari formalitas. Real Madrid mengejar kemenangan, Alaba menjalani akhir perjalanannya di klub, dan Mbappé masih memiliki peluang untuk mengunci status di daftar pencetak gol terbaik.
Source: www.realmadrid.com






