MBG Tetap Didukung, Keluhan Ulat di Sayur Tak Bikin Orang Tua Berbalik Arah

Author: Redaksi Android62

Sejumlah ibu di Jakarta tetap mendukung program Makan Bergizi Gratis atau MBG karena program itu membantu mengurangi pengeluaran harian keluarga. Bagi mereka, manfaat paling terasa ada pada berkurangnya uang jajan anak yang selama ini menjadi salah satu pos rutin rumah tangga.

Wulan, warga Halim, Jakarta Timur, mengatakan pengeluaran untuk uang jajan anaknya berkurang cukup besar sejak anak-anak mendapat jatah makan di sekolah. Ia memiliki tiga anak dan menilai dana yang biasanya habis untuk kebutuhan harian kini bisa disimpan atau ditabung untuk keperluan lain.

Keluhan soal kualitas makanan tetap muncul

Meski merasa terbantu, Wulan juga menyampaikan catatan soal mutu makanan yang diterima anak-anaknya. Ia mengaku pernah mendengar keluhan anaknya menemukan ulat di sayur, tepatnya di selada, dan pernah pula menerima tomat yang rasanya sudah tidak enak.

Keluhan tersebut membuat perhatian terhadap kebersihan dan kualitas bahan pangan kembali menguat. Menurut Wulan, makanan untuk anak sekolah harus dipastikan segar dan diolah dengan baik agar aman dikonsumsi.

Orang tua ingin manfaat ekonomi tetap jalan, kualitas juga diperbaiki

Dalam pandangannya, anak-anak cenderung lebih suka makanan yang terasa segar dan mirip masakan rumahan. Ia menilai menu seperti ayam atau daging yang diolah dengan baik akan lebih mudah diterima dibanding makanan yang kualitasnya sudah menurun.

Karena itu, Wulan berharap program MBG tidak dihentikan. Namun, ia menekankan perlunya perbaikan serius agar menu yang disajikan tidak terkesan asal-asalan dan benar-benar memenuhi unsur gizi.

Suara para orang tua dalam aksi dukungan di Jakarta menunjukkan posisi yang cukup jelas. Mereka ingin program itu tetap berjalan karena membantu meringankan beban biaya keluarga, tetapi juga meminta pemerintah memperketat pengawasan agar makanan yang diterima anak sekolah aman, segar, dan layak konsumsi.

Dalam aksi tersebut, para peserta membawa peralatan dapur seperti panci, wajan, dan alat masak lain. Suasana berlangsung ramai, dan sebagian peserta terlihat antusias saat membuat konten TikTok di lokasi.

Source: www.suara.com
Berita Terbaru