Argentina menutup laga melawan Yordania dengan kemenangan 3-1 di Dallas Stadium, Texas, dan memastikan posisi puncak Grup J tetap aman. Lionel Messi kembali memberi dampak besar meski tidak tampil sebagai starter, karena ia masuk dari bangku cadangan dan mencetak gol penutup pada menit ke-80.
Hasil itu menegaskan kedalaman skuad tim Tango, yang tetap mampu mengendalikan pertandingan meski pelatih Lionel Scaloni melakukan rotasi besar. Argentina tidak hanya menjaga ritme permainan, tetapi juga tampil efisien dalam memanfaatkan peluang yang muncul sepanjang laga.
| Peristiwa | Pencetak Gol | Menit |
|---|---|---|
| Gol pembuka Argentina | Giovani Lo Celso | 19 |
| Gol kedua Argentina | Lautaro Martínez | 31 |
| Gol Yordania | Musa Al-Taamari | 55 |
| Gol penutup Argentina | Lionel Messi | 80 |
Keunggulan Argentina lahir lebih dulu lewat tendangan bebas Giovani Lo Celso pada menit ke-19. Tak lama kemudian, Lautaro Martínez menambah keunggulan melalui penalti pada menit ke-31 setelah insiden terhadap Marcos Senesi ditinjau lewat VAR.
Yordania sempat memperkecil keadaan pada babak kedua. Musa Al-Taamari, yang masuk sebagai pemain pengganti, menyambut umpan silang Ihsan Haddad dan mengubah skor menjadi 1-2 pada menit ke-55.
Gol itu sempat memberi harapan bagi Yordania untuk membalikkan tekanan. Namun Argentina tetap menjaga kendali permainan dan tidak memberi ruang bagi lawan untuk berkembang lebih jauh.
Messi Menentukan Akhir Laga
Masuknya Lionel Messi dari bangku cadangan mengubah akhir pertandingan menjadi milik Argentina sepenuhnya. Sang kapten menuntaskan peluang pada menit ke-80 dan mengunci skor 3-1 untuk kemenangan tim Tango.
Tambahan satu gol tersebut mempertegas catatan Messi di turnamen ini, yang kini mencapai 6 gol di Piala Dunia 2026 dan 19 gol sepanjang sejarah Piala Dunia. Bagi Argentina, hasil ini juga menjaga rekor tanpa kalah sekaligus memastikan mereka finis sebagai juara Grup J.
Catatan Penting dari Laga
- Argentina menang 3-1 atas Yordania di Dallas Stadium, Texas.
- Messi tidak menjadi starter, tetapi tetap mencetak gol penutup.
- Argentina mencetak gol lewat Lo Celso, Lautaro Martínez, dan Messi.
- Yordania mencetak satu gol melalui Musa Al-Taamari.
- Yordania finis sebagai juru kunci Grup J tanpa poin.
Meski melakukan rotasi besar, Argentina tetap menunjukkan kestabilan permainan yang sulit digoyahkan. Sementara itu, Yordania pulang dengan satu gol hiburan dan pengalaman berharga setelah sempat memberi perlawanan kepada juara grup.
